Follow our news chanel

Penembak di Pegubin diduga memakai senjata TNI

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Penembak di Pegubin diduga memakai senjata TNI 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Penembak yang beraksi di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (2/3/2020) lalu diduga memakai senjata milik TNI. Senjata itu diduga diambil dari lokasi jatuhnya helikopter MI-17 TNI pada tahun lalu.

Dugaan itu dilontarkan Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi. “Jelas ada kemungkinan itu senjata milik TNI,” kata Sianturi di Jayapura, Selasa (3/3/2020).

Pada Senin lalu, iring-iringan truk milik salah satu perusahaan ditembak saat melintas di Distrik Oksop, Pegunungan Bintang. Sianturi menyatakan pihaknya belum mengetahui pelaku dan motif penembakan itu.

“Mereka hanya mengeluarkan tembakan [untuk] mengganggu saja. [Penembakan itu] dilakukan pada saat iring-iringan kendaraan itu sedang melaju kencang. [Iring-iringan itu] tidak berhenti. Beruntung, tembakan tersebut tidak melukai siapapun,” kata Sianturi.

Akan tetapi, salah satu sopir panik, sehingga akhirnya mengalami kecelakaan. “Kejadian tersebut membuat supir truk panik, dan akhirnya mengalami kecelakaan karena kurang hati-hati,” ujarnya.

Sianturi menyatakan penembakan di wilayah Pegunungan Bintang tidak pernah terjadi. “Kalau dulu, di sepanjang perbatasan itu ada Markas Victoria,  yang pusatnya ada di Papua Nugini. [Akan tetapi kelompok itu] beda dengan yang ada di pegunungan tengah. Setahu saya markas Victoria itu sudah lama tidak aktif. Makanya sedang kita analisa juga,” kata Sianturi.

Loading...
;

Pada Senin pagi juga terjadi penyerangan terhadap mobil patroli polisi di dalam areal konsesi tambang PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua. Mobil patroli itu ditembak enam kali saat sedang melaju ke Kampung Utikini, sehingga seorang polisi bernama Briptu Andika Wally terluka karena terkena serpihan kaca.

Pada Senin siang, giliran Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura di kawasan Community Liaison Officer PT Freeport Indonesia yang ditembaki sekelompok orang bersenjata. Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw membenarkan serangkaian peristiwa penembakan di kawasan PT Freeport Indonesia itu. “Kami akan terus berupaya melawan kelompok bersenjata yang mengganggu di area tambang Freeport,” kata Waterpauw.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top