Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Penerbangan ke Wamena baru dibuka dua pekan lagi

Papua
Pertemuan bupati se-Pegunungan Tengah Papua di Wamena, Jayawijaya, Sabtu (13/6/2020) - Jubi/Islami Adisubrata.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Layanan penerbangan penumpang umum dibuka kembali dua pekan lagi di Wamena, Jayawijaya. Kepastian itu berdasarkan kesepakatan Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah Papua, Sabtu (13/6/2020).

“Selama (pandemi) Covid-19, banyak warga di wilayah Lapago tidak bisa pulang kembali dari Jayapura dan Timika. Itu sangat beresiko karena dapat tertular dan menularkan virus korona,” kata Ketua Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah Papua Befa Yigibalom, seusai rapat di Wamena.

Penerbangan ke Wamena baru dibuka dua pekan lagi 1 i Papua

Rencana pengoperasian kembali layanan penerbangan tersebut juga untuk mempersiapkan penerapan kenormalan baru atau new normal. Penerapan aturan teknisnya akan diatur melalui Keputusan Bupati Jayawijaya.

Yigibalom menyebut setiap calon penumpang wajib menyertakan hasil uji cepat atau rapid test yang menyatakan nonreaktif, sebelum mereka bertolak ke Wamena. Itu demi memastikan keamanan bersama terhadap penyebaran korona.

 

“Pasti ada pro-kontra (mengenai pemberlakuan ketentuan baru tersebut). Namun, lebih baik, penumpang diperiksa (diuji cepat) di Jayapura sebelum berangkat. Setiba di Wamena, diperiksa lagi atau dikarantina,” kata Bupati Lanny Jaya, tersebut.

Relaksasi atau pelonggaran terhadap akses transportasi umum tidak berlaku untuk jalur darat. Akses jalan dari Wamena menuju Jayapura yang melalui Yalimo tetap ditutup untuk umum.

Loading...
;

Yigibalom meminta Bupati Yalimo maupun Ketua Tim Percepatan Penanganan Covid-19 wilayah Lapago untuk kembali memastikan penutupan jalur darat mereka. Kecuali, akses dari Jayawijaya ke seluruh wilayah kabupaten pemekaran di Lapago.

“Akses transportasi dari Jayawijaya ke seluruh wilayah pemekarannya di Lapago akan dibuka kembali. Warga bisa melintas tanpa harus mengurus surat jalan dari Pemerintah Kabupaten Jayawjaya,” jelasnya.

Walaupun begitu, pemerintah daerah setempat harus memperketat wilayah perbatasan masing-masing. Ketentuan uji cepat dengan hasil nonreaktif juga tetap diberlakukan kepada setiap pelintas.

“Tidak ada lagi relawan maupun aparat keamanan menjaga perbatasan (kabupaten). Yang ada, hanya petugas medis untuk melakukan rapid test,” kata Yigibalom.

Setiap kabupaten di Lapago juga diwajibkan membangun posko di Wamena. Itu untuk memantau setiap warga mereka yang masuk dan beraktivitas di ibukota Jayawijaya tersebut.

Ketua Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Lapago Marthin Yogobi memastikan akan menyampaikan setiap kesepakatan tersebut kepada tim di kabupaten masing-masing. “(Mengenai) penutupan jalur darat akan dibicarakan kembali dengan Pemerintah Kabupaten Yalimo.” (*)

 

Editor: Aries Munandar

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top