Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini alasan mengapa penerbangan perintis di Papua Barat harus dibuka

Papua-Bandara Wasior Teluk Wondama
Bandara Wasior Teluk Wondama – Jubi/YouTube

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Otoritas Bandara Wilayah IX berharap aktivitas penerbangan pesawat perintis di Provinsi Papua Barat tetap dibuka selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IX, Agus Irianto, di Manokwari, Rabu (17/6/2020), mengutarakan bahwa pesawat perintis hanya melayani penerbangan di wilayah Papua Barat. Kehadiranya pun merupakan permintaan pemerintah daerah (pemda) setempat yang dibantu dengan program subsidi.

“Kalau ini tidak digunakan, kami khawatir pemerintah pusat akan ambil sehingga tidak ada lagi penerbangan antardaerah di sini. Untuk itu pertimbangan kami penerbangan perintis ini agar tetap berjalan,” ucap Agus pada pertemuan bersama Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat tersebut.

Ini alasan mengapa penerbangan perintis di Papua Barat harus dibuka 1 i Papua

Pada pertemuan yang dipimpin Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, ia minta pemerintah provinsi (pemprov) memberikan pemahaman kepada kepala daerah di kabupaten. Saat ini tidak semua daerah di Papua Barat terbuka terhadap aktivitas penerbangan perintis.

“Sesuai surat edaran provinsi penerbangan perintis agar dibuka, tapi masih ada beberapa kabupaten belum membuka diri. Untuk itu kami mohon bantuan pemerintah provinsi,” katanya.

Ia mengutarakan bahwa aktivitas bandara di Papua Barat tetap terbuka sejak awal pendemi Covid-19 masuk. Ada maupun tidak ada penerbangan, pihaknya tetap membuka bandara.

Agus menambahkan beberapa waktu lalu di sejumlah daerah hanya ada pesawat perintis kargo yang beroperasi. Sedangkan perintis penumpang terkendala karena pembatasan yang dilakukan pemerintah daerah setempat.

“Untuk perintis pengangkut barang di Papua Barat tidak ada subsidi. Yang disubsidi hanya pesawat penumpang, maka kami mohon agar dipertimbangkan,” ujarnya lagi.

Loading...
;

Ia memastikan bahwa protokol kesehatan dapat diterapkan secara baik di setiap bandara. Surat kesehatan berupa hasil rapid test maupun real time Polymerase Chain Reaction (PCR) wajib bagi seluruh calon penumpang.

Pesawat perintis di Papua Barat sangat dibutuhkan untuk memperlancar aktivitas transportasi udara di daerah-daerah sulit seperti Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Maybrat, Fakfak, dan beberapa daerah lain.

Pandemi Covid-19 memberi dampak sangat signifikan terhadap aktivitas penerbangan di daerah tersebut. Penerbangan perintis umum pun hingga saat ini belum normal di Papua Barat. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top