Follow our news chanel

Previous
Next

Penertiban di jembatan Holtekham perlu kepastian aturan

Jembatan Hamadi-Holtekham - Jubi/Arjuna
Penertiban di jembatan Holtekham perlu kepastian aturan 1 i Papua
Jembatan Hamadi-Holtekham – Jubi/Arjuna

Selama ini banyak warga yang melintas berhenti untuk berswafoto dan aktivitas lainnya di jembatan itu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Polres Jayapura Kota (Polresta) menyatakan butuh kepastian aturan yang sebagai dasar hukum untuk menertibkan warga yang berhenti di Jembatan Holtekam. Tercatat selama ini banyak warga yang melintas berhenti untuk berswafoto dan aktivitas lainnya di jembatan itu.

“Kalaupun mau ditertibkan, kami polisi mesti mendpat kejelasan apakah penertiban itu menggunakan Perda atau Undang-Undang Lalu Lintas. Ini mesti jelas,” kata Perwira Urusan Hubungan Masyarakat (Paur Humas) Polresta Jayapura, Inspektur Satu Jahja Rumra, kepada Jubi, Senin (4/11/2019).

Baca juga : Jembatan Holtekham Tak Kena Imbas Pemangkasan Anggaran

Pengelolaan dan kepemilikan jembatan Hamadi-Holtekham wajib dibicarakan

Jembatan Hamadi-Holtekham diberi nama Rumadij, ini alasannya

Loading...
;

Jahja mengatakan, kepolisian tidak dapat melakukan penertiban tanpa ada permintaan dari pemerintah yang memiliki kewenangan mengelola jembatan tersebut. Menurut dia, jika acuan hukum yang dijadikan menertibkan di Jembatan Holtekham adalah Perda, maka mesti dilihat lagi apakah ada peraturan daerah khusus terkait penanganan (pengelolaan) jembatan tersebut, atau Peraturan Wali Kota jika pengelolannya oleh Pemkot Jayapura, dan Peraturan Gubernur jika pengelola adalah Pemprov Papua.

“Informasinya wali kota akan rapat dengan berbagai pihak terlebih dahulu. Seperti apa keputusannya, kami menunggu,” kata Jahja menambahkan.

Ia memastikan kepolisian  siap menertibkan masyarakat yang telah berhenti di jembatan Holtekham, namun dengan catatan mesti mengacu aturan jelas sebagai dasar hukum.

Pasca-dibukanya akses Jembatan Youtefa usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada 28 Oktober 2019, hampir setiap warga yang melintas di jembatan sepanjang 733 meter tersebut selalu berhenti untuk berswafoto atau sekadar mengabadikan suasana di sekitar lokasi.

Situasi ini meresahkan warga lainnya yang melintasi jembatan yang menghubungkan Pantai Hamadi Distrik Jayapura Selatan, dengan Pantai Holtekham Distrik Muaratami, Kota Jayapura, karena tak jarang terjadi kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi jembatan.

“Kalau saya sebaiknya ditertibkan seperti di Ring Road. Warga yang berhenti di sekitar jembatan dikenakan tilang,” kata seorang warga, Simon Matui.

Menurut Simon, jembatan tersebut dibangun untuk mempercepat akses dari tengah Kota Jayapura ke Distrik Muaratami, dan perbatasan RI-Papua Nugini.

“Bukan sebagai lokasi wisata, apalagi beberapa hari lalu sudah ada warga yang jatuh dari jembatan itu,” ujar Simon. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top