Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pengacara CV Marlon Putra hormati proses hukum di Polres Merauke

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Pengacara CV Marlon Putra Merauke, Efrem Fangohoy, mengungkapkan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang ditangani Polres setempat melalui penyelidikan.

Demikian disampaikan Efrem kepada Jubi, Rabu (29/8/2018). Menurutnya, laporan ke Polres Merauke setahun silam terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Merauke atas nama TG. Karena bersangkutan menyuruh kliennya berdasarkan disposisi Bupati Merauke, Frederikus Gebze, mengerjakan pagar Gedung Negara dan dua item pekerjaan lain.

Pengacara CV Marlon Putra hormati proses hukum di Polres Merauke 1 i Papua

“Jadi, kami hanya melaporkan TG, karena jelas ada unsur penipuan yang telah dilakukan,” ujarnya.

Efrem mengaku pihaknya tetap menghormati langkah yang sedang dilakukan kepolisian dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus penipuan setelah tiga paket pekerjaan di GN  tak kunjung dibayar pemerintah setempat sejak tahun 2016 silam.

“Secara pribadi saya memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, yang telah merespon dengan sungguh-sungguh laporan  tahun lalu,” katanya.

Dia juga mengaku masih terbuka lebar kasus tersebut diselesaikan bersama antara kliennya dan TG. Namun harus ada kepastian pembayaran hutang tiga item pekerjaan senilai kurang lebih Rp 1 miliar itu sehingga tidak menggantung seperti yang terjadi saat ini.

Loading...
;

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan disposisi kepada Kasat Reskrim setempat agar melakukan penyelidikan.

“Sejumlah saksi telah dipanggil dan diinterogasi. Jika mengarah kepada unsur penipuan, akan ditingkatkan ke penyidikan. Namun harus dilakukan gelar perkara terlebih dahulu,” katanya.

Kasus yang dilaporkan adalah  tiga paket pekerjaan seperti pagar keliling GN senilai Rp 540 juta lebih, penutup parit Rp 271,482 juta, dan pengadaan seperti pemasangan patung rusa dan kanguru, lampu hias outdoor, serta perawatan tanaman hias senilai Rp  68,475 juta, yang telah diselesaikan tahun 2016, namun belum dibayar pemerintah sampai sekarang. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top