TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Pengacara sebut penangkapan aktivis Papua di Jakarta dipaksakan

Papua
Ilustrasi penangkapan - Pixabay.com.
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Kuasa Hukum Aliansi Mahasiswa Papua Jabodetabek, Michael Himan, mengatakan penangkapan dua  aktivis mahasiswa Papua masing-masing Kelvin Molama dan Roland Levy dipaksakan. Himan menyebut dua kliennya dituduh melakukan penganiayaan terhadap seorang bernama Rajid Patiray usai mahasiswa Papua melakukan demonstrasi menolak otonomi khusus pada 27 Januari 2021 di depan Gedung DPR RI.

“Kawan-kawan ditangkap di kos dan kontrakan masing-masing pada Rabu kemarin. Roland ditangkap jam 4 subuh dan jam 6 kawan Kevin ditangkap. Kami menganggap kasus ini kasus yang dipaksakan,” ujar Hilman, Kamis, (4/3/2021).

Baca juga : Anggota MRP: Hentikan penangkapan mahasiswa Papua 

Aktivis Papua tuntut tanggung jawab pemerintah Indonesia dan Belanda

Sempat dibungkam aparat, LBH Papua desak MRP agendakan kembali audensi dengan mahasiswa eksodus

Himan mengatakan kliennya menolak tuduhan penganiayaan itu karena  Roland dan Kelvin bahkan tidak kenal dengan sosok Rajid. Sedangkan informasi yang mereka himpun menyebutkann sosok Rajid dikenal suka menyebarkan berita atau poster atas nama aliansi Mahasiswa Papua kepada media.

“Sehingga mereka ini (Roland dan Kelvin) merasa dirugikan lah seperti itu,” kata Himan menambahkan.

Menurut dia, pemeriksaan terhadap kedua kliennya dilakukan sejak Rabu subuh hingga Kamis dini hari pukul 03.12 WIB. Ia menolak menandatangani berita acara pemeriksaan alias BAP  karena penangkapan itu tak sesuai dengan prosedur.

“Hal itu dibuktikan saat penangkapan polisi tak menunjukkan surat penangkapan serta tuduhan pidana,” kata Himan menjelaskan.

Kedua aktivis mahasiswa Papua itu sampai saat ini masih mendekam di Rutan Polda Metro Jaya sambil menunggu pemeriksaan lanjutan. Mereka diancam dengan Pasal 170 dan 365 KUHP tentang kekerasan dan pengeroyokan. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us