Pengadaan 3.000 perahu nelayan diduga sarat kepentingan politik

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manokwari, Jubi – Proyek pengadaan 3.000 perahu bagi nelayan di Papua Barat yang diserahkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua Barat diduga sarat kepentingan politik  pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2017 di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sekretaris LSM Barapen, Rahman Kabes mengatakan ada kepentingan di balik proyek multi years pengadaan perahu dan motor tempel sebanyak 3.000 unit yang dilakukan Kepala DKP Papua Barat, SA yang maju pada pilkada Yapen.

“Banyak ditemukan kejanggalan pada proyek tersebut. Banyak yang mendapatkanan perahu, tapi tak ada yang mendapat motor tempel di beberapa daerah. Selain itu ada pembagian yang tidak tepat sasaran dan penyediaan yang kurang,” katanya.

Kepala DKP Papua Barat, SA ketika dikonfirmasi enggan berkomentar. Ia bahkan menghindari wartawan ketika dimintai klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Sementara kontraktor penyedia pembuatan perahu, Ulis Wararomi mengatakan pengadaan 3000 perahu dan motor lengkap diserahkan satu set bagi masyarakat. Dirinya tidak tahu-menahu soal masalah di lapangan. Karena dirinya hanya bertugas membuat dan menyerahkan. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top