Pengadilan kriminalisasi petani sawit mulai digelar

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Seluma, Jubi – Nurdin (60), terdakwa pencuri 24 tandan buah sawit di perkebunan PT Agri Andalas, mulai diadili di Pengadilan Negeri Tais, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Pencurian itu membuat perusahaan rugi sebesar Rp 740 ribu. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Deti Susanti di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tais membacakan kronologi aksi Nurdin sementara Nurdin mendengarnya dengan tegar.

Atas perbuatannya, ayah empat anak itu didakwa melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 362 dengan ancaman lima tahun penjara atau denda Rp 900 ribu.

Setelah dakwaannya dibacakan, majelis hakim yang dipimpin Yudistira Adi Nugraha meminta tanggapan Nurdin.

"Saya tidak mencuri sawit seperti yang dituduhkan. Justru saat itu saya sedang memanen sawit di kebun saya sendiri," kata Nurdin.

Saat memanen sawit di kebunnya sendiri, tiba-tiba enam orang karyawan perusahaan bersama seorang polisi mendatangi Nurdin di kebunnya dan menuduh dia telah memanen sawit dari perkebunan.

Loading...
;

"Saya mendengar bunyi letupan (tembakan, red) dua kali dari arah kebun sawit Nurdin, ketika saya mendatangi lokasi ada tujuh orang yang mendatangi Nurdin dan menuduhnya mencuri buah sawit," ucap salah seorang saksi, Syafrin.

Kasus Nurdin menarik perhatian dari sejumlah pengacara yang tergerak memberikan pendampingan hukum secara sukarela. Enam orang pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Respublica yakni Fitriansyah, Firnandes Maurisya, Fahmi Arisandi, Arie Elcaputra, Irvan Yudha Oktara dan Rodiansyah Tristaputra mendampingi Nurdin.

Konflik Agraria Tuduhan pencurian terhadap petani yang memiliki lahan di sekitar lokasi perkebunan PT Agri Andalas ternyata kerap terjadi. Dalam catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bengkulu, kasus Nurdin merupakan yang ke-15.
(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top