Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua
Satuan Tugas Covid-19 Kota Jayapura saat menggelar rapat evaluasi di halaman Kantor Wali Kota Jayapura. - Jubi/Ramah

Pengawasan prokes Covid-19 di Kota Jayapura mulai kendor

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyebut pengawasan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 mulai melemah di tengah pemberlakukan new normal atau kenormalan baru.

“Kita harus memberikan perhatian dan pengawasan ekstra sehingga Covid-19 tidak terus menular,” ujar Rustan usai rapat evaluasi satuan tugas penanganan Covid-19 di halaman Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (25/11/2020).

Dikatakan Rustan, angka penularan Covid-19 mulai menurun. Data dari Satuan Tugas Covid-19 Kota Jayapura, angka penularan setiap hari rata-rata 13 sampai 16 orang pada November. Bila dibandingkan Oktober, dalam sehari 30 sampai 40 orang.

“Optimalkan pengetatan pengawasan protokol kesehatan (terkait) Covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” ujar Rustan.

Untuk itu, dikatakan Rustan, Satuan Tugas menggelar rapat evaluasi sehingga pengawasan berjalan optimal sehingga benar-benar memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Apakah dilakukan pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat, seperti mengenai jumlah, waktu, dan syarat teknis sehingga tidak bebas melakukan aktivitas. Fakta lapangan, ketika ada kegiatan, kadang-kadang lepas kontrol,” ujar Rustan.

Selain itu, dikatakan Rustan, agar masyarakat mentaati protokol kesehatan, setiap kegiatan harus ditempatkan petugas keamanan baik polisi, tentara, dan satuan polisi pamong praja.

Loading...
;

“Minimal ada penanggung jawab dalam setiap kegiatan, seperti acara pernikahan. Kalau masih melanggar, kami tutup atau diberikan denda. Begitu juga ditempat ibadah mulai tidak tertib,” ujar Rustan.

Baca juga: Pasien Covid-19 meningkat 200 orang dalam sebulan di Jayapura

Rustan menambahkan, kumulatif positif Covid-19 di ibukota Provinsi Papua ini, Selasa (24/11/2020), sudah mencapai 5.474 orang, dirawat 1.417 orang, sembuh 3.967 orang, meninggal 90 orang.

“Isolasi terpusat di rumah sehat LPMP Papua, kumulatif positif ada 268 orang, dirawat ada 23 orang, sembuh 242 orang, dirujuk 3 orang,” ujar Rustan.

Ketua Pansus DPRD Kota Jayapura, Yuli Rahman, mengatakan setiap kegiatan atau keramaian yang diadakan masyarakat yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, maka harus ada izin dari Satuan Tugas Covid-19 Kota Jayapura dan izin dari kepolisian.

“Akhir-akhir kegiatan masyarakat mulai bergeliat akibat dari pemberlakuan new normal. Penurunan ini harus terus diperketat dengan tingkat kedisiplinan masyarakat,” ujar Yuli.

Yuli mengatakan, sinergitas dan koordinasi perlu diperkuat sehingga mempertahankan penurunan paparan Covid-19.

“Ini menjadi tantangan bersama untuk meredam gejolak Covid-19. Setiap ada kegiatan harus ada yang dampingi, sehingga tidak seenaknya melaksanakan kegiatan. Apalagi memasuki Natal dan Tahun Baru, tentu banyak acara yang dilaksanakan masyarakat,” ujar Yuli. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top