Follow our news chanel

Pengedar Miras terancam sanksi berat

Pemusnahan barang bukti miras dan barang bukti dalam perkara lainnya, yang telah berketetapan hukum tetap. Pemusnahan dilakikan oleh Kejaksaan Negeri Manokwari, dihadiri Bupati, Kapolres dan DPRD Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)
Pengedar Miras terancam sanksi berat 1 i Papua
Pemusnahan barang bukti miras dan barang bukti dalam perkara lainnya, yang telah berketetapan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Manokwari, dihadiri Bupati, Kapolres dan DPRD Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Bupati Manokwari, Demas Mandacan mengancam akan memberi sanksi berat kepada para pemasok dan pengedar minuman keras yang tetap beroperasi.

Menurut Bupati Manokwari, sanksi hukum yang tertuang dalam Perda No.5 Tahun 2006 tentang larangan miras di Manokwari masih sangat ringan dan tidak memberi efek jera bagi pelanggar.

Selama ini, pengedar miras di Manokwari hanya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan dengan kurungan hanya tiga bulan dan denda puluhan juta. Bupati menduga sanksi inilah yang membuat para pelaku bisa kembali menjalankan aktivitas mengedarkan miras saat bebas.

“Saya sendiri kecewa dengan ini. Karena hanya diputus dengan tindak pidana ringan. Sementara perbutan mereka merusak banyak orang terutama genarasi Papua,” kata Demas saat menghadiri pemusnahan barang bukti miras di kantor Kejaksaan Negeri Manokwari, Rabu (29/5/2019).

Meski kecewa, Demas tidak mengungkap rencana evaluasi ataupun revisi ketentuan saksi dalam Perda miras tersebut. Dia mengatakan,  Manokwari sebagai ibukota Papua Barat harus menjadi model bagi Kabupaten/Kota lainnya untuk melarang masuknya miras.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, T.Banjar Nahor mengatakan, pemusnahan barang bukti miras ini merupakan komitmen kejaksaan untuk melindungi masyarakat. Ia ingin menunjukkan kepada publik bahwa Kejaksaan negeri manokwari tetap serius dalam menindaklanjuti berbagai perkara terutama tindak pidana umum.

Loading...
;

“Lewat pemusnahan barang bukti khusus miras milik terdakwa Then Toni dan Nur Saddam Pagala, saya mau buktikan ini secara terang-benderang, karena sejak ditangkap oleh Polda Papua Barat sejumlah nama oknum pejabat juga turut dicurigai meski tidak benar,” katanya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top