Follow our news chanel

Penggarap jalan Kemiri-Depapre Papua divonis kurungan tujuh tahun

papua
Foto ilustrasi. - pixabay.com
Penggarap jalan Kemiri-Depapre Papua divonis kurungan tujuh tahun 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Tercatat korupsi berawal pada 2015 saat pemerintah Papua melalui Dinas PU Papua melaksanakan pekerjaan peningkatan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 kilometer tahun anggaran 2015 dengan pagu anggaran sebesar Rp90 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Komisaris PT Manbers Jaya Mandiri (MJM) dan pemegang saham mayoritas PT Bintuni Energy Persada, David Manibui, divonis tujuh tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp39,59 miliar karena terbukti korupsi pekerjaan pembangunan peningkatan jalan Kemiri-Depapre Provinsi papua pada tahun anggaran 2015. David Manibui terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut pada pembangunan jalan sepanjang 24 kilometer tersebut.

“Atas tindakan terdakwa maka pengadilan Tipikor menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 7 tahun dan pidana denda sebesar Rp200 subsider 2 bulan kurungan,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Muhammad Siradj, saat membacakan putusan, senin, (30/3/2020) kemarin.

Baca juga : Korupsi jalan Kemiri-Depapre, ini hukuman untuk Mantan Kepala Dinas PU Papua

Tersangka kasus korupsi pembangunan jalan Kemiri-Depapre ditahan KPK

KPK tunggu perhitungan kerugian kasus korupsi jalan Kemiri-Depapre

Loading...
;

Persidangan pembacaan vonis berlangsung tanpa dihadiri terdakwa dan hanya mengikuti dari  video conference dari rumah tahanan KPK.

Menurut Siradj, putusan itu berdasarkan dakwaan pertama pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Vonis tersebut sedikit lebih rendah dibanding tuntutan JPU KPK yang meminta agar David Manibui divonis penjara selama 8 tahun dan pidana denda sebesar Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangan Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terdakwa David membayar uang pengganti kerugian negara Rp39.597.277.179,64. Dengan catatan jika terpidana tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan sesudah puitusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. “Bila tidak mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun,” kata Siradj menjelaskan.

Tercatat korupsi berawal pada 2015 saat pemerintah Papua melalui Dinas PU Papua melaksanakan pekerjaan peningkatan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 kilometer tahun anggaran 2015 dengan pagu anggaran sebesar Rp90 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top