Follow our news chanel

Previous
Next

Penghapusan kampung di Kota Jayapura untuk menjaga kelestarian budaya

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi (kiri) sedang berbincang dengan kolega. - Jubi/Ramah
Penghapusan kampung di Kota Jayapura untuk menjaga kelestarian budaya 1 i Papua
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi (kiri) sedang berbincang dengan kolega. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura akan melakukan perampingan atau penghapusan kampung, dari 14 menjadi 10 kampung saja karena sebagian kampung tidak memiliki ondoafi.

Menanggapi itu, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi, mengaku setuju bila penggabungan kampung dilakukan karena sebagian kampung telah banyak didiami penduduk non-asli Papua.

“Yang namanya kampung harus ada ondoafi, kalau tidak ada ondoafi itu namanya bukan kampung. Seperti Koya Koso dan Holtekamp yang sudah banyak didiami penduduk non-Papua,” ujar Awi di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (11/2/2020).

Menurut Awi, penggabungan kampung dilakukan agar tetap mempertahankan adat sehingga tidak dipengaruhi dari luar.

“Kampung harus memiliki spesifikasi seperti ondoafi, suku, menggunakan bahasa, dan menjaga kelestarian budaya kampung,” ujar Awi.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan 10 kampung yang masih dipertahankan, yaitu Kampung Kayu Pulo, Kampung Yoka, Kampung Waena, Kampung Skouw Yambe, Kampung Kayu Batu, Kampung Enggros, Kampun Skouw Sae, Kampung Skouw Yambe, Kampung Nafri, dan Kampung Tobati.

Loading...
;

“Nanti, Kampung Holtekamp kami akan gabung dia masuk Kampung Enggros, Koya Tengah akan gabung di Skouw Sae, Kampung Moso akan gabung di Skouw Yambe, dan Koya Koso akan gabung di Kampung Nafri,” ujar Tomi Mano.

Menurut Tomi Mano, penggabungan kampung sebagai bentuk penghematan anggaran sebab sebagian kampung di Kota Jayapura hanya didiami 100 Kepala Keluarga (KK), sedangkan anggaran yang dikucurkan mencapai miliaran rupiah.

“Sedang digodok oleh Bagian Pemerintahan dan Bagian Hukum dan akan berkoordinasi dengan DPRD Kota Jayapura untuk penggabungan dan penghapusan kampung,” jelasnya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top