Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pengungsi banjir bandang harapkan bantuan ekskavator

Peresmian penggunaan toilet bantuan PMI Papua di lokasi pengungsian Kampung Toladan, Sentani, Rabu (4/3/2020) - Jubi/Yance Wenda.
Pengungsi banjir bandang harapkan bantuan ekskavator 1 i Papua
Peresmian penggunaan toilet umum bantuan PMI Papua di lokasi pengungsian Kampung Toladan, Sentani, Rabu (4/3/2020) – Jubi/Yance Wenda.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Papua meresmikan penggunaan toilet umum di lokasi pengungsian korban banjir bandang di Kampung Toladan, Sentani. Peresmian ditandai penyerahan kunci toilet oleh Sekretaris Umum PMI Papua Gerad Harry Dimpudus kepada perwakilan pengungsi, Rabu (4/3/2020).

“Kami menyampaikan permohonan maaf dari Ketua PMI Papua. Ibu Yolanda Tinal tidak bisa datang karena ada kesibukan lain,” kata Gerad.

Toilet atau fasilitas mandi cuci kakus (MCK) dibangun sebanyak dua pintu dengan ukuran 3×3 meter. Satu toilet untuk digunakan pengungsi laki-laki, dan satunya lagi untuk perempuan.

“Kami memberi bantuan (membangunkan) toilet untuk meringankan kesulitan pengungsi. Selama ini mereka mandi dan mencuci (bercampur) di satu tempat. Itu tidak sehat,” ujar Gerad.

Pembangunan MCK dikerjakan selama kurang lebih sepekan, yakni mulai 20 Februari lalu. PMI Papua juga memberi bantuan logistik kepada korban banjir bandang di Kampung Toladan dan sejumlah lokasi pengungsian lain.

“Kami juga berupaya mendapatkan bantuan ekskavator. Itu untuk meratakan (tanah di) lokasi pengungsian,” lanjut Gerad.

Loading...
;

Lokasi pengungsian Kampung Toladan dihuni sebanyak 22 keluarga korban banjir bandang Setani 2019. Mereka berterima kasih atas bantuan PMI Papua.

“(Fasilitas) MCK sangat penting. Selama ini kami tidak punya MCK yang layak,” kata koordinator pengungsi Kampung Toladan Abas Kogoya.

Kogoya mengatakan mereka berharap PMI juga membantu menyediakan ekskavator agar para pengungsi bisa membangun hunian sementara. “Kami ingin meratakan lokasinya karena banyak timbunan tanah dan batu besar.” (*)

 

Editor: Aries Munandar

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top