Follow our news chanel

Pengungsi Bukan Beban, Tapi Aset Untuk Ekonomi Kenya

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Nairobi, Jubi- Ribuan pengungsi yang telah menetap di kamp sementara di kabupaten perbatasan Kenya Utara, adalah aset dan bukan beban buat ekonomi lokal, kata Bank Dunia dalam laporan yang dikeluarkan di Nairobi.

Menurut laporan tersebut "Economics of Refugeees and their Social Dynamics in Kakuma, Kenya", negara Afrika Timur itu dapat meraup keuntungan ekonomi melalui penyatuan pengungsi asing ke dalam susunan budaya dan ekonomi lokal.

Apurva Sanghi, Kepala Ahli Ekonomi Bank Dunia dalam laporan tersebut, mendesak pemerintah agar memanfaatkan ketrampilan dan bakat para pengungsi dari negara tetangga, demi mendorong pertumbuhan ekonomi, kestabilan dan perdamaian.

"Kehadiran pengungsi di Kenya telah menjadi berkah buat ekonomi-makro sebagaimana terbukti melalui permintaan yang lebih tinggi akan barang dan layanan dan penyediaan tenaga kerja trampil," kata Sanghi, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat (10/2).

Bank Dunia dan Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) bekerjasama dalam studi itu.

Kenya adalah negara kedua penampung terbesar di Afrika setelah Ethiopia.Negara tersebut menjadi tempat tinggal buat sebanyak 700.000 pengungsi dari negara tetangganya yang dilanda pergolakan.

Loading...
;

Kamp pengungsi terbesar kedua di Kenya, Kakuma, memiliki dampak positif pada sektor penting ekonomi seperti pertanian, perikanan dan perdagangan eceran di Kabupaten Turkana, tempat kamp tersebut berada.

Kehadiran pengungsi di Kabupaten Turkana, yang setengah tandus dan berkembang, mendorong seluruh penciptaan lapangan kerja dan penghasilan masing-masing sebanyak 3,4 persen dan tiga persen.

Selain itu, pengungsi meningkatkan konsumsi bahan pokok lokal dan produk susu sebanyak 35 persen, hingga memperluas dasar penghasilan dari petani kecil dan peternak.(*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top