Follow our news chanel

Previous
Next

Pengungsi Wamena mulai kembali ke rumah

Pembersihan puing-puing kebakaran pasca kerusuhan di seputar Hom-Hom, Distrik Hubikiak, Jayawijaya - Jubi/Islami
Pengungsi Wamena mulai kembali ke rumah 1 i Papua
Pembersihan puing-puing kebakaran pasca kerusuhan di seputar Hom-Hom, Distrik Hubikiak, Jayawijaya – Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Keadaan kota Wamena mulai kondusif. Hingga Kamis, 3 Oktober 2019, jumlah pengungsi yang berada di Kota Wamena berjumlah 4.959 orang dan tersebar di 11 titik pengungsian. Penurunan disebabkan, banyak pengungsi sudah keluar Kota Wamena menuju Jayapura, dan sebagian lagi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan data terbesar pengungsian masih berada di Kodim dan Polres Jayawijaya. Di kodim sebanyak 2.574 orang dan Polres 1.450 orang.

“Jumlah yang terbesar masih berada di Kodim dan Polres ditambah sembilan titik lainnya seperti gereja, masjid, dan sekretariat paguyuban,” katanya kepada wartawan, di posko utama penanganan pengungsi Pemda Jayawijaya, Kamis (3/10/2019).

Ia menyebutkan di luar dari 11 titik itu, ada pula pengungsian di sejumlah titik yang jumlahnya relatif kecil seperti di pinggiran kota. Mereka ini merupakan masyarakat asli Papua yang mengungsi.

Bupati menegaskan bantuan telah diberikan kepada pengungsi di dalam kota, maupun di luar kota sesuai data yang diterima Pemda Jayawijaya.

Ia berharap masyarakat bisa kembali ke tempat masing-masing, karena pemerintah terus berupaya pemulihan jaringan listrik di seluruh wilayah.

Loading...
;

“Saat ini situasi di Kota Wamena aktivitas pada umumnya kembali seperti biasa,” katanya.

Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Candra Dianto, mengatakan hingga kini jumlah pengungsi yang berada di kodim jumlahnya mulai berkurang. Dua hari lalu berjumlah 3.200 orang, kini sudah 2.595 orang.

“Hal ini dikarenakan ada sebagaian anak-anak dan ibu-ibu yang sudah turun ke Jayapura, sebagian lagi ada yang telah kembali ke tempat masing-masing sehingga terjadi penurunan yang signifikan,” kata Dandim.

Pengungsi di Jayapura tersisa 1.613 orang

Polda Papua melaporkan, hingga Kamis, 3 Oktober lalu jumlah pengungsi di Kota Jayapura tersisa 1.613 orang, yang berada di tempat-tempat pengungsian yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Sebanyak 4.489 orang tiba di Kota Jayapura, namun sebagian besar sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan saat ini situasi di Kota Wamena secara keseluruhan sampai saat ini sudah kondusif.

“Aktivitas masyarakat sudah berjalan normal seperti biasa. Kami bisa sampaikan bahwa di pusat-pusat perekonomian seperti di pasar dan pusat-pusat perbelanjaan lainnya untuk aktivitas jual beli dalam hal ini perekonomian sudah berjalan dan masyarakat sudah berlalu lalang di jalan-jalan di Kota Wamena,” katanya.

Sebanyak 1.613 orang pengungsi, tersebar di beberapa tempat pengungsian diantaranya di Aula Megantara Lanud Silas Papare sebanyak 104 orang; Batalyon 751 sebanyak 241 orang; Masjid Al Aqsha Sentani sebanyak 96 orang; Rindam XVII Cenderawasih 195 orang; Paguyuban Minang (Jalan Tabita) sebanyak 74 orang; Paguyuban Minang (Jalan Gereja Silo) sebanyak 117 orang; Mushola At Taqwa sebanyak 4 orang; Ikatan Keluarga Palopo Mall Borobudur Sentani sebanyak 180 orang; Posko KKSS Sentani 174 orang; Posko Ormas BMI Jalan kehiran Sentani sebanyak 14 orang; Posko Ormas BMI Jalan Dunlop Sentani sebanyak 40 orang; dan di Kota Jayapura sebanyak 400 orang di Gedung Tongkonan Kotaraja. (*)

Editor: Angela Flassy

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top