Follow our news chanel

Pengurus RT bingung hadapi penyegelan Lokalisasi Yobar

Lokalisasi Yobar disegel warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan ulayat - Jubi/Frans L Kobun.
Pengurus RT bingung hadapi penyegelan Lokalisasi Yobar 1 i Papua
Lokalisasi Yobar disegel oleh warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan ulayat – Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Ketua RT 19 Yobar, Mathias Tuhepary mengaku bingung dalam menghadapi polemik di Lokalisasi Yobar.  Dia tidak memiliki dokumen apa pun mengenai kepemilikan lahan di lokasi tersebut.

“Kami hanya menumpang (tinggal). Mudah-mudahan ada solusi penyelesaiannya,” kata Mathias, Kamis (23/1/2020).

Mathias diundang dalam pertemuan yang diselenggarakan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Marind Imbuti, besok. Pertemuan akan membahas polemik kepemilikan lahan di Lokalisasi Yobar.

“Saya diminta membawa dokumen atau surat-surat yang berkaitan dengan status tanah (di lokalisasi Yobar). Namun, saya tidak memilikinya,” ungkap Mathias.

Lokalisasi Yobar di Kelurahan Samkai disegel Linus Samkakai yang mengklaim sebagai pemilik ulayat lahan. Dia menuntut ganti rugi atas penggunaan lahan tersebut.

Pemalangan (penyegelan) sudah (berlangsung) tiga hari. Pemilik ulayat melarang penghuni lokalisasi melayani tamu sehingga mereka tidak memiliki penghasilan,” ujar Mathias.

Loading...
;

Linus Samkakai mematok Rp800 juta sebagai nilai ganti rugi atas penggunaan lahan ulayat mereka di Lokalisasi Yobar. Nilai tuntutan itu, menurutnya berdasarkan kesepakatan keluarga.

“Kami terpaksa memalang (Lokalisasi Yobar). Sekian tahun tanah itu digunakan, tetapi tidak kunjung dibayar (ganti ruginya oleh) pemerintah,” kata Samkakai. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top