Follow our news chanel

Previous
Next

Pengusaha ARDIN Papua minta kenaikan UMP ditunda

Foto ilustrasi, uang tunai. - pixabay.com
Pengusaha ARDIN Papua minta kenaikan UMP ditunda 1 i Papua
Foto ilustrasi, uang tunai. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Menyoal adanya rencana Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2020 mendatang, Sekretaris Umum Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia Provinsi Papua, Jacky Kajagi angkat bicara. Pihaknya meminta agar kenaikan UMP itu ditunda karena memberatkan pengusaha.

Menurut Kajagi, di dalam kondisi ekonomi begini sudah pasti menambah beban pengusaha, apalagi tahun depan pengusaha menanggung kenaikan UMP. Itu belum lagi jika ditambah kenaikan iuran BPJS. Menurutnya itu tentu akan semakin berat.

“Dengan kenaikan tersebut tentunya pengusaha yang turut menanggung kenaikan UMP 2020, pasti harus menyesuaikan strategi perusahaan terhadap kebijakan ini. Apalagi, kenaikan 8,5 persen UMP 2020 ditambah dengan kondisi ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa mengatakan pihaknya masih menunggu keputrusan dari Keputusan Gubernur Papua soal kenaikan UMP ini.

“Yang jelas tidak di bawah UMP tetap. Minimal sama. Karena besaran UMP Papua ini sudah merupakan hasil dari Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Papua di mulai dari Kota Jayapura dan beberapa kabupaten yang menjadi sampel ditetapkannya UMP Papua,” katanya

Sebelumnya Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan kenaikan upah minium regional 2020 naik 8,51 persen. Hal itu mengacu pada besaran inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.
UMP Papua pada 2019 senilai Rp 3.240.900. Naik menjadi sekitar Rp 3.516.700 pada 2020.(*)

Editor; Syam Terrajana

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top