HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pengusaha Selandia Baru didesak negosiasi dengan Vanuatu terkait terjun lenting

Orang-orang Vanuatu ingin kearifan lokal mereka diakui, menurut pengacara. – RNZI/123RF

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wellington, Jubi – Pebisnis Selandia Baru, AJ Hackett, harus bernegosiasi dengan orang-orang di Vanuatu dan memberikan kompensasi atas kesuksesan usaha yang telah ia bangun, berkat tradisi terjun lenting atau bungy jumping Vanuatu yang sudah berabad-abad usianya, kata seorang pengacara.

Di Pulau Pentecost, salah satu dari 83 pulau yang membentuk Vanuatu, peselam darat atau land divers mengikat akar gantung di pergelangan kaki mereka sebelum melompat dari platform setinggi 10 meter.

Tradisi ini dimulai berabad-abad yang lalu, dan situs web AJ Hackett mengakui tradisi Vanuatu ini sebagai asal mula terjun lenting.

Parlemen Vanuatu di Port Vila sekarang sedang mempertimbangkan RUU untuk melindungi kearifan tradisional dan budaya orang-orang Vanuatu, dan membantu mereka untuk menerima manfaat dari penggunaannya untuk keperluan komersial – dan secara khusus menyebutkan terjun lenting.

Pakar hukum kekayaan intelektual pribumi Wellington, Lynell Tuffery Huria, berkata kepada Summer Report bahwa sekarang adalah saat yang tepat bagi AJ Hackett untuk melakukan hal yang jujur, dan memulai dialog dengan orang-orang di di Pulau Pentecost.

Menurut Huria faktor pendorong di balik upaya memperkenalkan RUU itu adalah karena orang-orang Vanuatu ingin pengakuan atas kearifan dan hak-hak lokal mereka, dan untuk mendapatkan imbalan dari pengetahuan ini, yang telah mereka bagikan dengan cuma-cuma.

Loading...
;

Di bawah UU tersebut, suatu dewan akan dibentuk, badan ini yang akan menetapkan jika ada pihak yang ingin menggunakan kearifan lokal, dan mereka akan bernegosiasi dengan pemiliknya untuk jumlah kompensasi yang sesuai.

UU itu hanya akan berlaku di Vanuatu dan masih belum pasti bagaimana UU itu dapat diberlakukan terhadap pengusaha seperti AJ Hackett, kata Tuffery Huria.

Baca juga  Warga OAP-Non OAP di Jayawijaya gotong royong bersihkan kota

โ€œMenurut saya, apa yang sedang mereka coba lakukan adalah mengirim pesan kepada orang-orang yang pergi ke Vanuatu – kalian tidak dapat mengadopsi kearifan lokal kami tanpa izin kami.โ€

Situs web AJ Hackett Bungy mengakui bahwa peselam Pentecost di Vanuatu adalah bagian dari asal usulnya. (RNZI)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa