Follow our news chanel

Penjual souvenir khas Papua gigit jari

Seorang pemilik toko souvenir di Hamadi sedang menunggu pembeli - Jubi/Ramah
Penjual souvenir khas Papua gigit jari 1 i Papua
Seorang pemilik toko souvenir di Hamadi sedang menunggu pembeli – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Penjual souvenir khas Papua bak mati suri. Pembeli yang biasanya memenuhi pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Papua ini ini kini menghilang.

Lapak-lapak penjual souvenir tak jauh dari Pasar Hamadi ini hanya diisi pemilik dan penjaga toko. Senyum sumringah terpancar dari rona wajah mereka saat dihampiri pengunjung.

“Sampai siang ini belum ada laku Rp100 ribu Mas, lagi sepi. Biasanya kalau sudah siang saya bisa dapat Rp1 juta,” ujar seorang pemilik toko souvenir Asmat Jaya ketika dihampiri Jubi, Senin (30/3/2020).

Menurut Irsul, mewabahkan virus corona sampai ke Papua khususnya di Kota Jayapura kian meresahkan pelaku usaha, yang berdampak pada penjualan souvenir karena strategi pemerintah memerangi virus corona sudah membuat mereka gigit jari.

“Apalagi adanya lockdown sampai 9 April ini kan. Kami penjual souvenir ini cuma mengharapkan tamu dari luar Papua, dengan ditutupnya pelabuhan dan bandara, tamu otomatis penjualan kami berkurang,” ujar Irsul.

Meski demikian, Irsul memberikan apresiasi atas upaya pemerintah daerah yang bertindak cepat menangani virus corona sehingga tidak mewabah sebab lockdown hanya bersifat sementara sehingga pelaku usaha souvenir dapat bergairah lagi.

Loading...
;

“Harapan saya, semoga pencegahan virus corona ini lebih cepat diatasi karena kami yang masyarakat kecil ini sangat-sangat terasa dampaknya,” jelas Irsul.

Penjual souvenir lainnya, Rafly, mengatakan tak hanya tamu dari luar Papua, pembeli dari Papua juga semakin berkurang karena imbauan tidak keluar rumah selama virus corona.

“Secara nominal saya tidak bisa prediksi tetapi penjualan pasti akan turun. Saya berharap virus corona ini cepat selesai sehingga banyak tamu dari luar Papua yang dapat berbelanja souvenir Papua,” ujar pemilik toko Kasuari Art. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top