Follow our news chanel

Previous
Next

Pensiunan ASN Merauke bentuk kelompok

Para pensiunan ASN di Kabupaten Merauke melakukan pertemuan di Vertenten – Jubi/Frans L Kobun
Pensiunan ASN Merauke bentuk kelompok 1 i Papua
Para pensiunan ASN di Kabupaten Merauke melakukan pertemuan di Vertenten – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) membentuk wadah organisasi yang diberi Kelompok Purna Bhakti Pemerhati Pembangunan Kabupaten Merauke.

Wadah dimaksud telah dibentuk sejak tanggal 7 Agustus 2019 lalu dan secara aklamasi  menunjuk Romanus Mbaraka sebagai ketua. Sekretarisnya adalah Thobias Walong.

Guna lebih menjalin persaudaraan, para pensiunan ASN di Kabupaten Merauuke itu kembali melakukan pertemuan di Aula Vertenten, Kamis (29/8/2019).

Ketua Kelompok Purna Bhakti Pemerhati  Pembangunan Kabupaten Merauke, Romanus Mbaraka, kepada wartawan mengatakan wadah dimaksud dibentuk dari keprihatinan para senior, perintis, dan pelaksana pembangunan di daerah ini.

Dikatakan, wadah dimaksud kemudian terkristal menjadi satu opini yang dibahas dan didiskusikan bersama.

“Kita berpikir bahwa setelah pensiun dari ASN, semuanya bubar dan mencari jalan masing-masing. Sementara ada kerinduan agar persaudaraan terus dibangun,” ungkapnya.

Loading...
;

Wadah organisasi dimaksud, demikian Romanus, tak ada kaitan dengan urusan politik. Tetapi semua hal dalam kelompok, tetap menjadi perhatian termasuk masalah politik. Tetapi fokus utamanya adalah ingin menjalin persaudaraan.

“Saya  ingin memberitahukan kepada generasi sekarang bahwa kita masih ada. Itulah slogan kita. Otak ini tak pernah tua. Pengalaman juga tak pernah hilang,” tegasnya.

Dikatakan, nantinya kelompok ini akan terus melakukan pertemuan dan menanggapi berbagai pembangunan yang sedang berjalan.

“Kita ikut memberikan perhatian terhadap berbagai kekurangan serta kelebihan daerah ini apalagi menyangkut kepentingan rakyat,” katanya.

Ditambahkan, pasti ada kegiatan internal dijalankan, apakah dalam bentuk koperasi simpan pinjam atau iuran rutin tiap bulan Rp1.000, akan dibicarakan dan didiskusikan bersama.

“Ya, kalau ada berkat  dari hasil panen padi, tentunya akan saya bagikan satu atau dua kilo bagi pensiunan. Ini sebagai suatu  bentuk perhatian yang perlu dibangun,” ujarnya.

Ditanya jumlah pensiunan, Romanus mengaku sampai sekarang kurang lebih 100 orang. Awalnya hanya 30 orang, tetapi nanti akan bertambah banyak. Karena jumlah pensiunan di Merauke mencapai ribuan orang.

Sekretaris Kelompok Purna Bhakti Pemerhati Pembangunan Kabupaten Merauke, Thobias Walong, menambahkan wadah ini sangat tepat untuk mempersatukan para pensiunan ASN.

“Kami yakin jumlah pensiunan akan terus bertambah. Data sementara yang ada, sekitar 100 lebih,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top