Follow our news chanel

Previous
Next

Penularan Covid-19 di Kaltim tembus 5 ribu kasus

Papua pandemi Covid
Ilustrasi, pandemi Covid-19 di Papua – Jubi/Leon

Papua No.1 News Portal | Jubi

Samarinda, Jubi – Kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur per hari Minggu (6/9/2020) kemarin mencapai 5.113 orang. Kota Balikpapan jadi daerah penyumbang kasus terbanyak, sehingga diberlakukan jam malam untuk menghindari penularan transmisi lokal.

“10 Kabupaten Kaltim sudah terjadi penularan transmisi lokal dan khusus di daerah kota begitu massif sehingga kecenderungan peningkatan kasus semakin tinggi,” ujar Juru Bicara Gugus tugas Covid-19 Kaltim, Andi Muhamamd Ishak, Minggu (6/9/2020) kemarin.

Baca juga : Delapan provinsi diminta menekan angka kematian akibat Covid-19, Papua salah satunya 

Delapan tenaga kesehatan di Kalteng kembali terinfeksi Covid-19 

Papua Barat ada 6, Nasional bertambah seribuan lebih kasus baru positif korona

Data harian Covid-19 di daerah tersebut bertambah 170 kasus positif baru pada Minggu (6/9/2020), sehingga Kaltim memiliki total 5.113 kasus Covid-19. Sebanyak 2.953 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 214 orang meninggal, dan 1.946 orang lainnya masih dalam perawatan. Ishak mengatakan bahwa peningkatan ini merupakan angka yang sangat tinggi di Indonesia.

Loading...
;

“Dari 100 ribu penduduk Kaltim terdapat 138 orang yang terinfeksi Corona. Ini merupakan angka yang sangat tinggi. Khususnya di Indonesia,” kata Ishak menambahkan.

Lima besar daerah penyumbang angka terbesar Covid-19 adalah Kota Balikpapan dengan 2.172 kasus, menyusul Samarinda dengan 1.168 orang, Kutai Kartanegara 656 orang, Kota Bontang dengan 316 orang dan Paser dengan 220 orang.

Dari 2.172 orang yang positif corona di Kota Balikpapan tercatat 1.304 yang dinyatakan sembuh, dan 138 orang meninggal. Dari 1.168 orang yang terkonfirmasi positif corona di Kota Samarinda ada 702 dinyatakan sembuh dan 46 orang diantaranya dinyatakan meninggal.

Analisis Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan menyebutkan dalam sepakan saja sejak (31/8) hingga (5/9) pertambahan kasus terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan mencapai 370 kasus.

“Jumlah tersebut didominasi riwayat tanpa gejala sebanyak 165 kasus, riwayat suspek 119 kasus dan sisanya berasal dari tracing dan pemeriksaan mandiri,” kata Ishak menjelaskan.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengeluarkan surat edaran pemberlakuan jam malam mulai Senin (7/9/2020). Jam malam itu membatasi aktivitas masyarakat di tempat keramaian seperti mal, kafe, dan restoran hingga masksimal pukul 22.00.

“Kami berharap kebijakan ini diikuti dan menjadi perhatian demi usaha kita mengurangi seminimal mungkin, warga yang tertular Covid-19,” kata Rizal Effendi.

Menurut Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, pelaksanaan pemberlakuan jam malam digelar secara gabungan oleh Satpol PP bersama dengan TNI/POLRI dengan cara berkeliling melaksanakan penertiban. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top