Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Penularan virus korona masih terus terjadi, ada 149 kasus positif baru

Papua, Corona
Foto ilustrasi. - pixabay.com
Penularan virus korona masih terus terjadi, ada 149 kasus positif baru 1 i Papua
Ilustrasi Pandemi Covid-19 – Pixabay.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan penularan virus korona masih terus terjadi di tengah masyarakat, ditandai dengan masih tingginya angka kasus baru positif korona. Pada Rabu (1/4/2020), ada 149 kasus baru positif korona, sehingga jumlah total positif korona bertambah menjadi 1.677 kasus.

Hal itu disampaikan Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu. “Untuk konfirmasi positif, ada penambahan 149 orang, sehingga sekarang [total kasus positif korona] menjadi 1.677 kasus. Kasus sembuh bertambah 22 orang, sehingga total menjadi 103 orang. Sementara angka kematian dari kasus positif hari ini bertambah 21 orang, sehingga [totalnya] menjadi 157 orang,” kata Yurianto.

Penularan virus korona masih terus terjadi, ada 149 kasus positif baru 2 i Papua

Total kasus di seluruh Indonesia yang mencapai 1.677 kasus itu telah menghitung sepuluh kasus positif korona di Papua, dan dua kasus positif korona di Papua Barat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan pada Rabu tidak tercatat ada kasus baru positif korona di Papua maupun Papua Barat. Selain itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mengkonfirmasi bahwa ada dua pasien Covid-19 di Papua yang berhasil sembuh.

Yurianto menyatakan masih tingginya penambahan kasus baru positif korona menjadi bukti bahwa penularan virus korona masih terjadi. “Gambaran ini masih memberikan bukti kepada kita bahwa penularan di luar masih terjadi. [Pembatasan] kontak dekat masih diabaikan, dan cuci tangan belum dijalankan. Kita semua harus bisa bekerjasama, harus bisa memastikan bahwa kita semua bisa berperan aktif dalam kaitan [pencegahan penularan virus korona] itu,” kata Yurianto.

Yurianto menyatakan pemerintah ingin menggiatkan pemeriksaan atau rapid test di seluruh wilayah, demi mempercepat pelacakan setiap orang yang positif terinfeksi korona. Jika orang yang positif terinfeksi virus korona lebih cepat terlacak, langkah penanganan yang tepat diharapkan akan efektif memutus rantai penularan virus penyebab Covid-19 itu.

“Sejumlah 475.200 kit rapid test telah didistribusikan ke seluruh Dinas Kesehatan provinsi, untuk digunakan sebagai screening awal dalam pelacakan untuk menemukan kasus positif korona. Itu dalam rangka memutus rantai penularan. Komitmen kami ke depan adalah lebih agresif untuk menemukan kasus baru, melakukan isolasi secepatnya, agar bisa memutus rantai penularan di masyarakat,” kata Yurianto.

Loading...
;

Ia menyatakan pemerintah pusat juga telah mendistribusikan lebih dari 349.000 Alat Pelindung Diri ke rumah sakit darurat dan rumah sakit rujukan Covid-19. “Itu akan kita teruskan, demi memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang menjadi lini terdepan perawatan pasien Covid-19,” kata Yurianto.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top