Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Penularan virus korona terus terjadi, warga diminta tidak pulang kampung

Papua, Corona
Foto ilustrasi. - pixabay.com
Penularan virus korona terus terjadi, warga diminta tidak pulang kampung 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menegaskan imbauan pembatasan sosial belum berhasil mencegah penularan virus korona penyebab pandemi Covid-19. Pada Selasa (7/4/2020), telah terkonfirmasi 247 kasus baru positif korona, sehingga jumlah total kasus positif korona di Indonesia telah mencapai 2.738 kasus.

Hal itu disampaikan Achmad Yurianto di Jakarta, Selasa. “Sampai dengan 7 April 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah penambahan kasus baru yang terkonfirmasi melalui pemeriksaan PCR Covid-19  sebanyak 247 orang. Sehingga total kasus [positif korona bertambah ] menjadi 2.738 orang,” kata Yurianto.

Penularan virus korona terus terjadi, warga diminta tidak pulang kampung 2 i Papua

Angka pertambahan kasus baru positif terinfeksi korona yang mencapai 247 pada Selasa itu merupakan angka pertambahan kasus tertinggi sepanjang penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Kasus positif korona itu telah tersebar di 32 provinsi di Indonesia.

Yurianto menyatakan pada Selasa Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 telah mencatat ada 12 pasien positif korona yang telah sembuh, sehingga jumlah total pasien Covid-19 yang berhasil sembuh mencapai 204 orang. Selain itu, sejumlah 12 pasien positif korona meninggal dunia, sehingga jumlah pasien Covid-19 yang meninggal mencapai 221 orang.

Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat hingga Selasa pukul 12.00 WIB tidak dilaporkan adanya kasus baru positif korona di Papua dan Papua Barat. Jumlah kasus positif korona di Papua tetap 26 kasus, dan jumlah kasus positif korona di Papua Barat tetap dua kasus.

“Gambaran itu menunjukkan bahwa masih terjadi penularan di luar. Masih ada orang sakit mengandung virus tetap tidak merasa sakit, dan berada di tengah kita. Ini yang harus segera kita hentikan. Mari kita patuh dan disiplin mencuci tangan dengan air. Mari kita patuh dan disiplin memakai masker. Mari kita patuh menjaga jarak aman dan tinggal di rumah,” kata Yurianto.

Loading...
;

Ia mengimbau semua warga untuk mematuhi imbauan tinggal di rumah, dan menahan diri untuk pulang kampung. “Tidak perlu mempertimbangkan untuk pulang kampung pada hari ini. Kita lindungi saudara kita di kampung, kita lindungi orangtua kita di kampung. Dengan cara itu, kita bisa menurunkan laju penularan Covid-19,” ujar Yurianto.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top