HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Penumpang Air Asia dirujuk ke RSUP M Djamil meninggal

Ilustrasi, pixabay.com

Sebelumnya RSUP M Djamil Padang sudah memeriksa pasien yang berstatus dalam pengawasan itu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Padang, Jubi – Seorang penumpang pesawat Air Asia rute Kuala Lumpur-Padang yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang karena mengalami sesak napas meninggal dunia. Sebelumnya RSUP M Djamil Padang sudah memeriksa pasien yang berstatus dalam pengawasan itu.

“Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 di Sumbar,” kata Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang , Gustafianof, Selasa, (17/3/2020).

Baca jugaEmpat orang di Papua masuk pengawasan dugaan Covid-19

Dinyatakan bebas corona, kapal pesiar asal Norwegia berlabuh di Benoa

Kapal pesiar asal Belgia urung bersandar karena dugaan Covid-19

Loading...
;

Menurut Gustafianof, pasien meninggal pada pukul 21.10 WIB, sedangkan selama perawatan  sudah dilakukan sesuai standar operasional.

“Selain mengalami gejala sesak napas, batuk dan demam pasien juga memiliki gejala penyakit ginjal,”kata Gustafianof, menjelaskan.

Rumah sakit masih menunggu hasil laboratorium pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung pasien. Hasil pemeriksaannya akan segera dikirim ke Litbangkes Kementerian Kesehatan. “Sedangkan jenazah kami berlakukan sesuai standar operasional prosedur,” katanya.

Penumpang Air Asia yang dirujuk ke RSUP M Djamil Padang hanya satu orang, seorang  pria berumur 47 tahun. Meski sudah meninggal dunia, RSUP M Djamil masih menunggu hasil pemeriksaan hingga empat hari ke depan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca juga  Tahun ini Sumut Targetkan Produksi Padi 5,2 Juta Ton

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa