Penurunan Harga LPG, MOR VIII Maluku-Papua Tunggu Keputusan Pusat

Jayapura, Jubi – Hingga kini, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua masih menunggu keputusan pemerintah terkait dengan isu adanya penurunan harga gas elpiji non subsidi 12 Kilogram.

“Kami masih menunggu penegasan dari Jakarta. Kalau nanti ada penyesuaian harga tentu segera kita sesuaikan dengan harganya di tingkat agen,” kata General Manager PT Pertamina MOR VIII Maluku-Papua, Muhamad Irfan, kepada wartawan, Senin (14/9/2015).

Sementara itu, Junior Sales Executive Elpiji I PT Pertamina MOR VIII, Ragil Wulandono, menambahkan masih menunggu info resmi kenaikan atau penurunannya dari Jakarta.

“Kita belum tahu jumlah kenaikan atau penurunannya tiap tabung. Nanti akan kita berikan penegasan melalui surat resmi ke agen-agen elpiji terkait harga penyesuaiannya,” katanya.

Ragil mengungkapkan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 12 Kg elpiji saat ini di tingkat agen harga Rp 265 ribu/tabung dan ukuran 50 Kg Rp 1,2 juta/tabung.

“Ini tidak termasuk harga ketika masyarakat ingin diantarkan langsung ke rumah dan penambahan uang antaran ini tidak standar tergantung agen masing-masing,” katanya.

Terkait dengan trend penggunaan elpiji di Papua, Wulandono mengakui jika dibandingkan dengan tahun 2014, semester pertama 2015 ada peningkatan sekitar 7 persen.

Loading...
;

“Trend penggunaan elpiji Maluku-Papua mengalami peningkatan sekitar 5 sampai 7 persen per tahun,” katanya. (Sindung Sukoco)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top