Follow our news chanel

Penyalahgunaan narkoba di Tonga sasar Papua

Menteri Kepolisian Tonga, Mateni Tapueluelu. - RNZI/NZ High Commission, Nuku'alofa Tonga
Penyalahgunaan narkoba di Tonga sasar Papua 1 i Papua
Menteri Kepolisian Tonga, Mateni Tapueluelu. – RNZI/NZ High Commission, Nuku’alofa Tonga

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Kepolisian Tonga mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba, terutama metamfetamin atau yang lebih dikenal sebagai sabu-sabu, telah menyebar semakin luas di kerajaan itu dan telah mempengaruhi generasi muda Tonga.

Menurut data polisi, di antara mereka yang ditangkap baru-baru ini akibat penyalahgunaan narkoba, tahanan yang paling muda berusia 13 tahun, sedangkan yang tertua berusia 67 tahun. Polisi berkata dalam beberapa bulan terakhir saja mereka telah menangkap 263 orang yang kini sedang menunggu proses persidangan, membenarkan bahwa ini adalah isu berat yang terus menyebar melalui komunitas akar rumput.

Salah satu tokoh masyarakat dari daerah Kolomotu’a di Nuku’alofa berkata, dia tahu ada beberapa remaja berusia antara 14 dan 16 tahun pengguna narkoba di daerahnya.

Direktur bagian Kesehatan Jiwa di Rumah Sakit Vaiola, Dr. Mapa Puloka, membenarkan bahwa dari sejumlah besar kasus narkoba yang dirujuk ke departemennya, sebagian besar adalah orang muda, tetapi ia juga percaya masih banyak pemakai narkoba lainnya di luar sana.

Dr. Puloka menegaskan sudah waktunya pemimpin-pemimpin di Tonga mengakui betapa beratnya masalah narkoba di negara itu. Ia percaya persoalan ini harusnya dijadikan prioritas sebagai hal-hal utama yang perlu ditangani pemerintah.

Menurut Ned Cook, seorang pakar rehabilitasi narkoba dari Salvation Army, keluarga pemakai narkoba yang muda juga perlu dilibatkan dengan erat.

Loading...
;

“Mereka adalah pecandu narkoba yang memerlukan konseling dan rehabilitasi,” jelasnya. Banyak orang tua yang anak-anaknya kecanduan itu tidak tahu apa yang harus mereka lakukan, dan mereka juga memerlukan konseling seperti anak-anak mereka.”

Sementara itu, Menteri Kepolisian Tonga mengklaim bahwa ada orang-orang di posisi-posisi tinggi di Tonga yang terlibat dalam perdagangan narkoba. Diwawancarai di stasiun televisi lokal, Mateni Tapueluelu memperingatkan mereka bahwa mereka akan dibawa ke pengadilan dalam waktu dekat.

Meskipun Tapueluelu menerima banyak ancaman, tekadnya untuk melawan masalah narkoba tetap kuat karena ia tahu perdagangan narkoba adalah masalah masyarakat.

Tapueluelu mengungkapkan hal itu setelah 28 petugas kepolisian telah diberhentikan karena keterlibatan mereka dalam perdagangan narkoba. Seorang petugas senior bea cukai juga masih ditahan polisi karena diduga mencoba mengimpor sabu-satu, dan senjata ilegal.

Diperkirakan 30 kilogram sabu-sabu telah diamankan dalam beberapa bulan terakhir, dengan nilai lebih dari AS $ 17 juta. (RNZI/Kalafi Moala)


Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top