Follow our news chanel

Penyandang disabilitas di Mataram dapat kesempatan bekerja

ilustrasi penyandang disabilitas. Pixabay.com/Jubi
Penyandang disabilitas di Mataram dapat kesempatan bekerja 1 i Papua
Ilustrasi penyandang disabilitas. Pixabay.com/Jubi

Diakui  selama ini Pemkot Mataram mengakui belum memiliki data pasti terhadap berapa jumlah penyandang disabilitas.

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Mataram, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), siap memfasilitasi para penyandang disabilitas agar mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan- sesuai dengan kriteria dan kemampuan. Meski diakui  selama ini Pemkot Mataram mengakui belum memiliki data pasti terhadap berapa jumlah penyandang disabilitas.

“Termasuk yang sudah terakomodasi mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan,” kata Wali Kota Mataram, Ahyar Abduh, Senin, (22/7/2019).

Berita terkait : Tak ada TPS khusus penyandang disabilitas, Bawaslu: KPU tak responsif

Penyandang disabilitas ikuti ujian SBMPTN Universitas Jember

KPU Papua: Ada TPS khusus untuk penyandang disabilitas

Loading...
;

Pemkot Mataram telah meneken kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) setempat dengan Dinas Kesehatan, RSUD Mataram dan enam perusahaan terkait penerbitan dokumen kependudukan berupa Kartu Identitas Anak (KIA) di SLB Negeri 1 Mataram.

“Para penyandang disabilitas memiliki kemampuan berbeda-beda sehingga itu bisa menjadi pertimbangan pihak perusahaan untuk dapat mengakomodasi mereka sesuai dengan standar dari perusahaan,” kata Ahyar menambahkan.

Menurut Ahyar kebijakan mengakomodir kelompok disailitas sebagai salah satu implementasi Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang memberikan peluang satu persen pekerja bagi penyandang disabilitas.

Ahyar berharap enam perusahaan yang sudah bekerja sama dengan Dinas Dukcapil bisa mengakomodasi anak-anak kita penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan sesuai yang dibutuhakan.

Ia mengakui setiap perusahaan memiliki standar terhadap karyawannya, namun jika dilihat dari kemampuan para penyandang disabilitas, diyakini kalau diberikan kesempatan mereka juga mampu bekerja seperti karyawan lainnya.

“Anak-anak ini banyak yang terampil bermain musik, menjahit, membuat berbagai jenis kerajinan tangan, bahkan membuat olahan pangan dan lainnya yang patut diberikan kesempatan,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top