TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Perajin pahatan lokal apresiasi penyediaan lapak UMKM di kawasan Venue PON XX Papua

Papua
Perajin Lokal Papua, Yakobus Kimiak yang berjualan di kawasan venue sepatu roda, Buper Waena - Jubi/Sudjarwo.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Bumi Papua diharapkan bisa membawa dampak positif bagi perekonomian warga lokal setempat, seperti menyediakan lapak ataupun stand untuk para perajin cinderamata khas Papua menjajakan hasil kerajinan tangan mereka.

Yakobus Kimiak, perajin pahatan asli Papua dari Bonggo mengapresiasi penyediaan lapak jualan di kawasan venue pertandingan.

Yakobus mengaku terbantu dengan adanya lapak jualan yang disediakan oleh panitia di kawasan venue. Ia sudah berjualan selama tiga hari di kawasan venue sepatu roda, Klemen Tinal Roller Sport Arena.

Yakobus diajak serta oleh rekannya sesama seniman dan bergabung dalam komunitas UMKM Yac Woruk.

Ia menjajakan pahatan atau ukiran kayu dari ukuran kecil hingga besar, juga noken asli yang dibuat oleh istrinya. Sejauh ini, ia mengaku penjualan hasil kerajinannya meningkat drastis dari hari biasanya.

“Saya perajin pahatan ukiran kayu, saya juga bekerja dan tinggal di Waena dan hanya jualan dari mulut ke mulut. Tapi saya sering dipanggil bergabung dengan komunitas setiap ada acara-acara seperti ini. Karena saya belum punya galeri sendiri,” kata Yakobus.

“Sejak ada PON XX ini sedikit mengangkat penghasilan saya, total 3 hari ini pendapatan saya sudah sekitar Rp500 ribu. Pahatan kecil saya jual dengan harga Rp150 ribu dan sudah terjual tiga buah. Noken buatan istri saya juga sudah laris dibeli oleh kontingen Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta,” sambungnya.

Yakobus berharap, lapak untuk para perajin asli Papua bisa tetap ada sampai dengan selesainya PON XX nanti. Pasalnya, cabang olahraga sepatu roda di Buper Waena akan berakhir pada hari ini, Kamis (30/9/21).

“Jadi sementara ini saya juga tergabung dalam kepanitiaan UKM Kota Jayapura dan hari ini saya masih menunggu penempatan baru untuk berjualan karena cabor sepatu roda hari terakhir bertanding di sini (Buper Waena). Saya berharap tetap bisa dapat tempat sampai PON selesai,” tuturnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us