Follow our news chanel

Peresmian venue bukti kesiapan tuan rumah PON XX

Papua
Puncak acara peresmian venue PON XX, Jumat (23/10/2020) - Jubi/Husain.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi Gubernur Lukas Enembe mengklaim peresmian arena dan peluncuran hitung mundur membuktikan bahwa Papua siap menjadi tuan rumah pada Pekan Olahraga Nasional 2021. Keberadaan arena olah raga berstandar internasional tersebut juga diharapkan memotivasi atlet daerah untuk berprestasi.

“Kendala (pandemi Covid-19) tidak membuat Papua patah semangat, tetapi justru mematangkan persiapan. Ini membuktikan kami siap menjadi tuan rumah PON (Pekan Olahraga Nasional),” kata Enembe, saat peresmian stadion dan arena PON 2021, pekan lalu.

Gubernur Enembe menegaskan PON bukan hanya tentang kemenangan tim, melainkan juga berhubungan dengan semangat persatuan dan persaudaaraan. Karena itu, dia mengajak segenap masyarakat Papua menyiapkan diri untuk menyukseskan pesta olah raga nasional lima tahunan tersebut.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Alexander Kapisa menambahkan ada sembilan arena atau venue PON 2021 didanai dari APBD setempat. Arena tersebut ialah Gedung Olah Raga Sekolah Tinggi Teologi (STT) Gidi, serta lapangan tembak dalam dan luar ruangan. Kemudian, lapangan sofbol, basbol, voli, tenis, futsal dan Stadion Utama Lukas Enembe.

“GOR STT Gidi untuk pertandingan kempo dan muaythai. Kapasitasnya sebanyak lima ribu penonton dan anggaran pembangunannya lebih dari Rp86 miliar. Venue menembak indoor berkapasitas 500 penonton dan menelan anggaran lebih dari Rp98 miliar. Fasilitasnya dilengkapi dengan mess atlet berkapasitas 250 tempat tidur. Venue menembak outdoor berkapasitas 2.000 ribu penonton dengan safety (dukungan pengamanan) terbaik (berstandar internasional),” jelas Kapisa.

Dia melanjutkan lapangan sofbol dan basbol di Komplek Pangkalan TNI Angkatan Udara Silas Papare berkapasitas 1.500 penonton, dengan anggaran pembangunan sebesar Rp159 miliar. Sementara itu, lapangan sofbol dan basebol di Kawasan Universitas Cenderawasih berkapasitas lima ribu penonton.

Kemudian, pembangunan gelanggang voli di Koya Koso menghabiskan Rp357 miliar, dan lapangan tenis berkapasitas tiga ribu penonton di kawasan Kantor Walikota Jayapura menelan anggaran Rp169 miliar. Adapun arena pertandingan futsal berkapasitas lima ribu penonton dibangun di Timika dengan anggaran sebesar Rp77 miliar.

Loading...
;

“Seluruh pembangunan venue yang didanai APBD Papua sudah rampung. Peresmiannya bersamaan dengan Stadion Lukas Enembe dan pergantian nama Bandara Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay,” kata Kapisa. (CR-4)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top