Follow our news chanel

Persiapan peresmian arena PON XX Papua rampung 80 persen

PON XX Papua
Para penari tengah berlatih sebelum mengisi acara peresmian arena PON XX di Stadion Lukas Enembe. - Jubi/Husain

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Panitia peresmian arena Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua menyatakan persiapan peresmian arena PON dan penggantian nama Bandar Udara Internasional Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay sudah rampung 80 persen. Seluruh proses persiapan itu terus dimatangkan hingga H-1, Kamis (22/10/20).

Ketua panitia peresmian yang juga Ketua Panitia Besar (PB) PON XX Papua, XX, Yunus Wonda menyatakan pihaknya terus mempersiapkan seluruh rangkaian acara peresmian arena PON XX Papua dan penggantian nama Bandar Udara Internasional Sentani.”Persiapan kami menjelang peresmian dan hitung mundur PON secara keseluruhan sudah [rampung] 80 persen. Panitia terus berusaha menyiapkan semaksimal mungkin selama kurang lebih tiga minggu,” ujar Wonda.

Kendati sudah menyiapkan beragam acara dalam peresmian tersebut, panitia meminta maaf karena seluruh rangkaian acara itu tidak dapat dihadiri penonton, mengingat pandemi Covid-19 yang mewabah di Papua. Ia menyatakan rangkaian acara peresmian arena PON XX Papua dan penggantian nama Bandar Udara Internasional Sentani dapat disaksikan melalui siaran televisi dan Youtube.

Baca juga: Warga palang lapangan tenis venue PON Papua

“Kami tidak mendapatkan izin untuk melibatkan pengunjung dalam jumlah besar. Itu yang membuat kami harus memundurkan jadwal peresmian, agar bisa menyiapkan segalanya dengan semaksimal mungkin. Dengan segala kerendahan hati kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Kami harap masyarakat bisa memahami kondisi ini,” ungkap Wonda.

Rangkaian acara itu akan diawali dengan ibadah, peresmian arena PON, peluncuran data populasi orang asli Papua, paparan kesiapan atlet oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, laporan kesiapan arena PON oleh Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, serta diakhiri dengan hitung mundur 362 hari menuju PON XX Papua.

Laga eksibisi antara tim sepakbola PON Papua menghadapi tim sepak bola PON Jawa Timur tidak akan disiarkan secara langsung, dan tidak akan dihadiri penonton. “Laga eksibisi itu nanti terakhir dan tidak disiarkan, ada batasan waktu, jadi kami harapkan pukul 21.35 WIT sudah selesai semua,” kata Wonda.

Loading...
;

Baca juga: Peresmian venue PON XX Papua, panitia siapkan relawan

Kepala Bidang Humas PB PON XX Papua, Kadkis Matdoan menyatakan peserta yang menghadiri agenda peresmian venue PON wajib memiliki tanda pengenal yang dikeluarkan oleh panitia penyelenggara. Pemberian tanda pengenal itu didasarkan kepada hasil rapid test.

Kebijakan itu diberlakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.”Meski peresmian dilakukan secara virtual, tetap kami memberlakukan protokol kesehatan [yang] ketat. Siapapun yang hadir baik panitia, maupun tamu undangan, wajib miliki id card bebas dari virus korona,” kata Matdoan.

Matdoan menegaskan setiap orang yang mendapatkan hasil tes cepat reaktif tidak akan mendapatkan tanda pengenal untuk hadir dalam peresmian arena PON itu. “Id card dengan barcode itu diterbitkan berdasarkan hasil rapid test yang diketahui Dinas Komunikasi dan Informatika dan Satuan Tugas Covid-19 Papua. Siapapun yang hasilnya reaktif tidak akan diberi id card itu. Itu syarat bagi [semua] peserta baik Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, panitia, bahkan wartawan yang meliput,” katanya.(CR4)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top