Persipura ingin bicara dua lembaga dengan Bank Papua soal sponsorship

Papua
Ilustrasi Persipura

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Manajemen Persipura Jayapura masih terus berupaya untuk bernegosiasi dengan pihak Bank Papua perihal dana sponsorship yang masih tertunda senilai Rp 5 miliar. Rencananya, kedua belah pihak akan bertemu dan berbicara terbuka ihwal tersebut.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano mengatakan, pihaknya sudah gerah dengan isu-isu tarik ulur Persipura dan Bank Papua perihal sponsorship.

Untuk menyelesaikan hal itu, dirinya mengatakan, manajemen akan melakukan pertemuan dengan jajaran direksi Bank Papua untuk berbicara terbuka, agar publik tak terus menerus salah kaprah.

“Kita harus segera duduk bersama dengan Bank Papua untuk membicarakan ini secara buka-bukaan, supaya jangan ada lagi yang disalahkan antara Persipura maupun Bank Papua,” kata Benhur kepada wartawan di Jayapura, Senin (11/1/21).

Benhur berharap kisruh soal sponsorhip dengan Bank Papua ini segera berakhir dan pihaknya hanya ingin meminta ada adendum dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) antar kedua belah pihak.

“Kita mau ada adendum seperti yang sudah kita sampaikan, kita dengan besar hati ingin menyelesaikan ini dan ingin menjaga tim ini,” ungkapnya.

Rencananya, manajemen Persipura akan melakukan pertemuan dengan Bank Papua pada Senin siang ini (11/1/21), namun rencana tersebut batal karena beberapa pengurus manajemen Persipura sedang sakit.

Loading...
;

“Sebenarnya hari ini kita akan bertemu dengan manajemen Bank Papua, tapi ada pengurus kita yang masih sakit jadi saya tunda, nanti setelah mereka sembuh baru kita akan ke sana (Bank Papua),” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Bank Papua, Isak Wopari sudah mempersilakan  kepada manajemen Persipura untuk memasukan proposal baru dan membuat PKS baru untuk mendapatkan dukungan menuju AFC Cup.

Pihaknya sendiri tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada Persipura, baik di kompetisi Liga 1 maupun di AFC Cup.

“Kalau teman-teman dari Persipura sudah menyiapkan suatu Proposal kerjasama kepada Bank Papua, tentu kami bersedia menyiapkan waktu untuk bertemu dengan mereka dalam rangka membicarakan hak dan kewajiban untuk mendukung mereka di AFC nanti. Kami berharap bisa secepatnya di masukan, lebih cepat lebih baik,” ujar Isak.

Dirinya menjelaskan, pihaknya tak bisa memberikan dukungan kepada Persipura di AFC Cup tanpa adanya Perjanjian Kerjasama (PKS) yang baru, sebab PKS yang lama perihal dukungan di kompetisi Liga 1 2020.

“Untuk mengikuti kegiatan yang baru harus kita lakukan PKS untuk mengikat kedua belah pihak untuk melihat hak dan kewajiban dari Bank Papua dan Persipura. Jadi pasti harus ada PKS yang baru,” pungkasnya.(*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top