Persipura Mania Datangi Bank Papua, Wilson: Jawaban Mereka Sama

Papua
Persipura Mania berfoto bersama Jajaran Direksi Bank Papua usai tatap muka / Istimewa

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kelompok suporter klub Persipura Jayapura, yakni Persipura Mania, baru saja menemui jajaran direksi Bank Papua selaku sponsor utama klub berjulukan Mutiara Hitam, bertempat di Kantor Bank Papua, Kota Jayapura, Jumat (8/1/21).

Pertemuan tersebut dilakukan setelah kelompok Persipura Mania gagal menggelar aksi jalanan di Taman Imbi karena tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

Dalam tatap muka bersama jajaran direksi Bank Papua, Persipura Mania diwakili oleh kurang lebih 15 anggotanya, termasuk ketua, Wilson Samonsabra.

Wilson mengatakan, dalam pertemuan itu, pihaknya menanyakan kepada Bank Papua tentang kejelasan dana sisa sponsorship untuk Persipura. Namun lanjut Wilson, pihak Bank Papua memberikan jawaban yang sama dengan pernyataan mereka dalam siaran pers yang beredar Kamis (7/1/21) kemarin.

Hanya saja, Wilson menuturkan, Bank Papua berjanji akan menemui manajemen Persipura dalam waktu dekat guna membahas persoalan tersebut.

“Hasil pertemuan kita tadi itu untuk menanyakan kejelasan dana sponsorship Persipura. Jawaban Bank Papua kurang lebih seperti itu, sama dengan rilis yang beredar kemarin. Tapi mereka mengatakan akan menemui manajemen Persipura dalam waktu dekat,” ujar Wilson saat dihubungi Jubi.

Selain itu, Wilson mengungkapkan, pihak Bank Papua juga menyampaikan bahwa mereka tetap berkomitmen mendukung Persipura di Liga 1 dan juga AFC Cup.

Loading...
;

“Mereka katakan seperti itu, akan tetap memberikan dukungan kepada Persipura di Liga 1 dan di AFC Cup. Tapi maunya kami itu selesaikan dulu yang belum selesai baru bicarakan lagi yang lain,” ucapnya.

Wilson menegaskan, jika dalam waktu dekat Bank Papua belum juga menemui manajemen Persipura seperti yang mereka janjikan, pihaknya akan kembali menggelar aksi turun jalan dan mendatangi kantor Bank Papua.

“Kami juga masih menunda langkah kami untuk meminta Pemkot Jayapura agar menarik asetnya dari Bank Papua, karena Bank Papua masih punya respons baik. Hanya saja, kalau dalam waktu dekat mereka tidak menemui manajemen Persipura perihal ini, kami akan datangi lagi kantor Bank Papua,” ucapnya.

Wilson juga mengatakan, Persipura Mania akan terus berupaya untuk membantu klub kebanggaan mereka agar bisa tetap tampil di babak Play Off AFC Cup.

“Kami akan terus berusaha mendesak Bank Papua agar Persipura bisa mendapatkan dana supaya bisa berlaga di AFC Cup. Minimal sebelum drawing AFC Cup akhir januari nanti,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bank Papua menyatakan tetap berkomitmen mendukung dan menjadi sponsor utama Persipura Jayapura untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2020. Namun, untuk saat ini, mereka mengaku belum bisa melunasi tunggakan dana sponsorship senilai Rp 5 miliar.

Mereka beralasan, ketidakpastian jadwal lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang dihentikan akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu penyebabnya.

Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua, Erna Kapisa, mengatakan bahwa sesuai dengan isi Perjanjian Kerjasama (PKS) bersama manajemen PT Persipura Papua yang telah disepakati pada tanggal 28 Februari 2020 yakni, Bank Papua akan mendukung Persipura dengan dana senilai Rp 10 miliar di kompetisi Liga 1 2020. Hanya saja, dana tersebut akan dicairkan dalam tiga tahap.

“Bank Papua menyetujui menjadi sponsor utama Persipura dalam mengikuti kompetisi Liga 1 2020 dengan menyediakan dana sebesar Rp 10 miliar selama satu musim. Pencairan dana sponsorship akan dilakukan secara bertahap yakni tahap pertama sebesar Rp 5 miliar dilakukan saat Liga 1 dimulai, dan itu sudah terealisasi. Tahap kedua sebesar Rp 3,5 miliar akan diberikan pada putaran kedua Liga 1 2020. Sedangkan dana sisa senilai Rp 1,5 miliar akan dicairkan saat kompetisi Liga 1 memasuki tiga pertandingan terakhir,” jelas Erna dalam rilisnya, Kamis (7/1/21).

Namun dirinya mengungkapkan, kondisi pandemi yang belum mereda telah membuat kompetisi harus terhenti. Dan itu yang membuat pihaknya masih menahan dana sisa senilai Rp 5 miliar dari kesepakatan kontrak sambil menanti liga kembali bergulir.

“Dengan diberhentikannya sementara Kompetisi Liga 1 2020, maka Bank Papua belum dapat mencairkan dana sponsorship tahap kedua dan ketiga. Hal ini sesuai dengan persyaratan pencairan dana sponsorship yang telah disepakati dalam PKS antara Bank Papua dan Persipura,” bebernya.

“Apabila Kompetisi Liga 1 jadi dilanjutkan, Bank Papua akan segera memenuhi kewajiban sesuai isi PKS untuk merealisasikan pencairan dana sponsorship tahap kedua dan ketiga,” tutupnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top