Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pertamina akui pelanggan Maluku-Papua pilih BBM berkualitas

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua mengaku, pelanggan di dua wilayah itu, memilih BBM berkualitas seperti pertalite dan dexlite.

General Manager Pertamina MOR VIII Made Adi Putra, di Jayapura, Jumat, (20/10/2017), menuturkan pihaknya ingin masyarakat Maluku-Papua peduli dengan penggunaan BBM berkualitas, selain lebih bagus untuk mesin kendaraan tetapi juga ramah lingkungan.

Pertamina akui pelanggan Maluku-Papua pilih BBM berkualitas 1 i Papua

"Khusus di Maluku-Papua, sekarang tingkat kepedulian terhadap BBM yang lebih baik meningkat. Rasio premium saat Januari 2017 masih di angka 85 persen, sekarang sudah sisa 59 persen. Ini karena kita menyediakan "suply point" di beberapa tempat, dulu itu hanya di Wayame (Ambon) dan Jayapura (Papua)," ujarnya.

Tidak hanya pada varian bensin, hal serupa juga mulai terlihat pada BBM untuk mesin disel yang baru mulai dipasarkan di Maluku-Papua pada tahun ini.

"Untuk Gas oil (bahan bakar disel), dulu Solar 98 persen dan yang non subsidi hanya 2 persen, tapi sekarang sudah naik jadi 14 persen, padahal secara nasional rasionya hanya 3 persen," kata dia.

Made memandang karakter masyarakat di Maluku-Papua agak berbeda dengan wilayah lain di Indonesia, dan hal tersebut lebih memudahkan Pertamina untuk mendongkrak penjualan BBM yang lebih berkualitas dan tidak disubsidi pemerintah.

Loading...
;

"Apalagi khusus di Papua masyarakatnya dari sisi harga tidak terlalu sensistif, yang penting barangnya ada," ujarnya lagi.

Menurut dia, pihaknya akan mulai mencoba memasarkan pertalite di daerah-daerah yang hingga kini masih banyak dijual BBM eceran jenis premium tetapi harganya tinggi.

"Apa lagi seperti di Wamena (Jayawijaya), harga premium industri Rp18 ribu/liter, kalau dengan pertalite dapat juga Rp18 ribu/liter," kata Made.

Ia menambahkan, kini mesin pabrikan kendaraan membutuhkan kompresi yang tinggi sehingga angka ronnya harus tinggi. Bahkan menurutnya di negara lain sudah tidak ada lagi ron 88 seperti yang terdapat di premium, yang paling rendah 92 paling rendah.

Karenanya Pertamina akan berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat, untuk menggunakan BBM yang lebih baik meski di sejumlah daerah terdapat berbagai kendala. 

"Kita terbatas dalam sisi sarpras penampungannya, banyak penyalur BBM yang hanya memiliki dua tangki yang tadinya hanya untuk premium dan solar. Jadi kita lagi mendorong mereka untuk membangun tangki penyimpanan BBM," ujar Made. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top