Pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) Papua Positif

Kepala Badan Pusat Statistik Papua, JB Priyono - Jubi/Alex
Kepala Badan Pusat Statistik Papua, JB Priyono – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) (q-to-q) Provinsi Papua triwulan kedua tahun 2016 mengalami pertumbuhan positif sebesar 3,66 persen dari triwulan pertama-2016. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua JB Priyono mengatakan, pertumbuhan itu disebabkan faktor meningkatnya produksi dari beberapa komoditi industry. Paling tinggi adalah komoditi Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI 18). Kemudian Industri Makanan (KBLI 10), dan Industri Kayu.

Jika dibadingkan pertumbuhan produksi triwulan kedua-2015, kata Priyono, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) Provinsi Papua triwulan II-2016 juga mengalami pertumbuhan positif 17,05 persen.

“Pertumbuhan kemungkinan dapat disebabkan karena lebih tingginya permintaan konsumen terhadap produk-produk industry, terutama industri pengolahan lainnya,” katanya Selasa (2/8).

Menurut Priyono, kondisi kenaikan IMK tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah kepada pengusaha industri mikro dan kecil di Papua dengan memberikan suntikan bantuan modal dalam bentuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sementara hal berbeda terjadi pada pertumbuhan Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS). Pertumbuhan IBS negatif sebesar 3,66 persen dari triwulan satu-2016.

“Pertumbuhan IBS selama triwulan II-2016 menurun karena produksi dari Industri Makanan (CPO dan kernel), ini dipengaruhi kondisi cuaaca dan berkurangnya bahan baku,” ujarnya.

Loading...
;

Sebelumnya Pemerintah Kota Jayapura telah mengucurkan dana Rp908 Juta kepada UMKM di Kota Jayapura pada Juli 2016. Dana tersebut berasal dari Dana Otsus yang diperuntukkan kepada UMKM Orang Asli Papua.  Dana yang dikucurkan Rp583 Juta untuk modal perseorangan dan Rp375 juta untuk kelompok.

Kepala Bidang UMKM Disperindagkop Kota Jayapura Susianti Minarsih mengatakan, bantuan modal tersebut sesuai jenis usaha masing-masing.

“Harapannya dengan bantuan tersebut akan membuat usaha berkembang dan kami akan tetap memberikan pendampingan,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top