HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Perwakilan perempuan Bougainville desak pemerintah dengar suara masyarakat

Francesca Semoso mengingatkan Pemerintah Otonomi Bougainville (ABG) dan Pemerintah PNG untuk mendengarkan suara orang-orang Bougainville melalui kotak suara referendum. - PACNEWS
Perwakilan perempuan Bougainville desak pemerintah dengar suara masyarakat 1 i Papua
Francesca Semoso mengingatkan Pemerintah Otonomi Bougainville (ABG) dan Pemerintah PNG untuk mendengarkan suara orang-orang Bougainville melalui kotak suara referendum. – PACNEWS

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Buka, Jubi – Perempuan adalah pengaruh besar sepanjang proses perdamaian di Bougainville selama 30 tahun terakhir – dan Wakil Juru Bicara Parlemen ABG, Francesca Semoso, mengakui kontribusi mereka sebagai salah satu faktor yang memungkinkan adanya referendum untuk kemerdekaan daerah itu.

Pemimpin kelompok perempuan dari Desa Malasang, Semoso, yang memilih dalam referendum pada Senin (25/11/2019), tampak terharu saat memberikan penghormatan kepada ibunya, Carmela Semoso, kini berusia 75 tahun, karena telah membesarkannya menjadi seorang perempuan yang kuat agar dapat memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan perempuan dan semua orang Bougainville.

Perwakilan perempuan Bougainville desak pemerintah dengar suara masyarakat 2 i Papua

“Mama saya, yang ada bersama dengan saya untuk memilih hari ini, adalah seorang perempuan yang kuat dan saya tahu dia membesarkan kami untuk menjadi seperti itu. Saya mampu dan berani berkat didikan yang diterima saya dan adik saya, Fidelis Semoso, ketika kita bertumbuh.”

Adik laki-lakinya adalah mantan Anggota Parlemen (MP) untuk Bougainville di Parlemen Nasional PNG dan mantan Menteri urusan Bougainville di Pemerintahan PNG. Adiknya telah mengumumkan bahwa ia akan maju dalam pemilu 2020, Maret depan, di Bougainville.

“Perempuan adalah tulang punggung proses perdamaian – selang waktu menjelang referendum. Saya mengagumi mereka karena ketekunan mereka. Mereka menyediakan kepemimpinan yang diperlukan itu, dari konteks tradisional, sampai budaya dan pemerintah.”

Francesca Semoso adalah salah satu dari tiga perempuan di Parlemen Bougainville yang terpilih berkat sistem alokasi kursi cadangan untuk perempuan. “Perempuan sekarang punya tiga kursi cadangan di parlemen. Kita sekarang telah mewakili perempuan Bougainville di tingkat pengambilan keputusan tertinggi di pemerintah. Sekarang, saya sedang mempertimbangkan untuk maju dalam pemilihan pada 2020,” katanya pada PACNEWS di Desa Malasang.

Loading...
;

Ia juga mengakui peran lima negara Pasifik – Australia, Fiji, Selandia Baru, Kepulauan Solomon dan Vanuatu – karena membawa perdamaian ke Bougainville, yang sekarang berada di ambang kemerdekaan dari PNG. Semoso mengungkapkan apa pun hasil referendum, negara baru ini masih akan memerlukan dukungan dan bimbingan negara-negara Pasifik untuk berkembang sebagai negara yang merdeka.

Mengenai hasil referendum, Semoso mengingatkan Pemerintah Otonomi Bougainville (ABG) dan pemerintah PNG untuk mendengar suara orang Bougainville melalui kotak suara referendum. “Jika hasil dari referendum menunjukkan 90 % pro-merdeka, hal yang benar yang harus dilakukan adalah menghormati hasilnya.”

Dia menegaskan satu-satunya hal yang patut dilakukan oleh pemerintah ABG dan PNG, adalah melakukan dialog tentang kemerdekaan seperti apa yang diinginkan masyarakat Bougainville. (PACNEWS)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa