Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pesan Hengki Heipon: Persipura harus punya stadion

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi- Legenda Persipura mendiang Hengki Hendrik Heipon pernah berharap mestinya Persipura punya stadion sendiri.

Pasalnya stadion itu ibarat rumah bagi klub sepak bola. Klub sebesar Persipura harus miliki stadion, kata mendiang pada suatu kesempatan saat berbicara dengan Jubi.

Pesan Hengki Heipon: Persipura harus punya stadion 1 i Papua

Hengki Heipon mantan kapten Persipura (1968-1977) mengomentari sejak lama sudah diusulkan agar klub Mutiara Hitam sudah memiliki stadion tersendiri.

"Ibarat rumah sendiri sepantasnya klub Mutiara Hitam ini sudah punya stadion tersendiri," ujar Heipon saat itu kepada Jubi usai kembali dari markas AC Milan di Stadion San Siro.

Mendiang Heipon mengaku sudah pernah menyampaikan kepada mantan Bupati Jayapura mendiang Barnabas Youwe.

"Saya sudah mengusulkan agar lapangan Argapura bisa dipugar menjadi salah satu stadion terlengkap dan menjadi rumah bagi Persipura. Rupanya tidak ada tanggapan sampai sekarang. Mungkin dirasa kurang penting," ujar Heipon seraya menuturkan pengalaman berharga saat berkunjung ke markas AC Milan, di San Siro – Milan, Italia Mei 2008.

Loading...
;

Dia merasa seperti bermimpi bisa datang ke markas AC MIlan dan menyaksikan pertandingan antara AC Milan melawan Atlanta kala itu. Kapten Persipura 1968-1978 ini selama memperkuat Persipura bermain bersama adik kandungnya almarhum Tinus Heipon yang juga posisi gelandang.

Terakhir sebagai pelatih Reliv Christa Hollandia Papua, Hengky Heipon membawa, 30 pemain yang dipilih melalui seleksi dari 500 lebih pemain di Kota Jayapura.

Hengky Heipon masuk skuad timnas PSSI pada 1967 itu ditangani oleh pelatih Dr Liem Soey atau lebih dikenal dengan nama Dr Endang Witarsah dan juga Aang Witarsah. Rekan sesama Heipon di PSSI saat itu Abdul Kadir, Solekan, Azis, Anwar Ujang, Cholil dan Rahman Abdul.

Lagu Persipura

Sukses membawa Persipura pada Piala Soeharto Cup 1976 membuat klub Band Black Brother menciptakan lagu Persipura. Saat itu mendiang Hengky Heipon bermain di posisi lini tengah sedangkan mendiang Hengky Rumere bek tengah alias liebro.

Saat Persipura melawan klub Hitachi di Stadion Bung Karno Senayan, Hengky Heipon memimpin tim bertemu Presiden Soeharto di Istana Negara. Saat itu Presiden Soeharto menyebut tim Persipura Pele-Pele dari Indonesia. Hanya seorang Pele yang mendapat gelar Mutiara Hitam, sejak itu Black Brother menulis syair lagu berjudul “Persipura Mutiara Hitam” yang beken dan abadi sepanjang masa.

Kostum merah strip hitam juga pertama kali digunakan saat Persipura melawan klub Hitachi dari Jepang. Laga persahabatan di Senayan, Persipura kalah tipis 2-1 dengan gol tunggal dicetak almarhum Timo Kapisa. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top