Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Petani dan masyarakat diminta gencar tanam umbi dan sagu

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua meminta petani dan masyarakat untuk gencar menanam umbi-umbian dan sagu yang merupakan pangan lokal. Hal ini sebagai upaya untuk membiasakan diri mengkonsumsi pangan lokal.

Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Potensi dan Pembangunan Daerah, Ani Rumbiak mengatakan konsumsi beras per kapita penduduk di wilayahnya dari tahun ke tahun cenderung meningkat, sedangkan konsumsi pangan pokok lainnya seperti umbi-umbian dan sagu menurun.

Petani dan masyarakat diminta gencar tanam umbi dan sagu 1 i Papua

"Untuk itu, saya minta petani dan masyarakat harus gencar menanam umbi-umbian dan sagu yang bisa dimulai dari pekarangan (halaman) rumah," kata Ani kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Menurutnya, kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, dapat ditempuh dengan langkah-langkah yang lebih konkrit.

Dengan demikian, persoalan penganekaragaman konsumsi pangan lokal harus mendapat perhatian yang lebih serius dari semua pihak. Khususnya bagi yang diberi tanggung-jawab menangani pembangunan dan pemantapan ketahanan pangan baik di provinsi maupun di kabupaten/kota.

Dia menjelaskan, penganekaragaman konsumsi pangan akan memberi dorongan dan insentif pada penyediaan produk pangan yang lebih beragam serta aman untuk dikonsumsi.

Loading...
;

"Dengan berbasis sumber daya lokal, maka ketahanan pangan daerah dapat terjaga dan tidak terdengar lagi adanya kasus-kasus kelaparan di Tanah Papua," kata Ani.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluh Provinsi Papua, Roberth Eddy Purwoko. Dirinya mengatakan pihaknya akan lebih meningkatkan program pengembangan pangan lokal mulai dari skala rumah seperti pemanfaatan pekarangan, dengan tujuan bisa menyediakan pangan secara baik dan berkelanjutan.

Menyinggung soal ketersedian pangan di Papua, Purwoko jelaskan, ketersedian pangan Papua masih bergantung dari luar Papua seperti beras dan bahan pokok lain yang di datangkan dari Pulau Jawa.

"Untuk itu kami dari dinas ketahanan pangan akan menyediakan pangan secara lokal seperti beras lokal dan sagu yang telah diolah sehingga ketergantungan perlahan kami kurangi dan bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri," ucapnya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top