Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Peternak domba daerah ini kembangkan biogas

Ilustrasi peternakan domba
Peternak domba daerah ini kembangkan biogas 1 i Papua
Ilustrasi peternakan domba, pixabay.com

Pemanfataan limbah kotoran ternak domba dan kambing dibangun degester biogas sehingga keperluan memasak tidak perlu menggunakan kayu bakar.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pandeglang, Jubi – Peternak domba di Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, mengembangkan biogas dari kotoran ternak mereka untuk bahan bakar kebutuhan memasak yang ramah lingkungan. Pemanfataan limbah kotoran ternak domba dan kambing dibangun degester biogas sehingga keperluan memasak tidak perlu menggunakan kayu bakar.

Peternak domba daerah ini kembangkan biogas 2 i Papua

“Kami berharap dengan biogas itu nantinya masyarakat setempat tidak menggunakan kayu bakar lagi,” kata Ketua Kelompok Peternakan Kampung Domba Cinyurup Pandeglang Muhamad Utin, Rabu, (18/3/2020) kemarin.

Baca juga : Indikator ramah lingkungan masih multitafsir, koalisi masyarakat sipil pertanyakan maksud Pemerintah

Insinerator tidak ramah lingkungan

DKP ajak masyarakat Papua tangkap ikan ramah lingkungan

Loading...
;

Menurut Utin, keberadaan biogas itu memudahkan para peternak dan warga sekitar saat sulit mendapatkan kayu bakar. “Warga harus mencari ke kawasan hutan dan melakukan penebangan pohon sehingga menimbulkan kerusakan hutan,” kata Utin menambahkan.

Pengembangan biogas dari kotoran ternak domba sangat ramah lingkungan dan dapat melestarikan hutan dan alam menjadi hijau. Selain itu juga teknologi biogas dapat dijadikan observasi atau pembelajaran bagi masyarakat maupun pelajar serta wisatawan.

Sebab Kampung Domba Cinyurup Pandeglang yang berada di kaki Gunung Karang juga menjadikan destinasi wisata dengan panorama alamnya yang indah dan sejuk. Bahkan, setiap akhir pekan banyak wisatawan yang berkunjung ke Kampung Domba Cinyurup.

“Kami yakin kotoran domba dan kambing diolah menjadi biogas sehingga dapat menyalakan kompor di dapur-dapur warga,” kata Utin menjelaskan.

Menurut dia, pemanfataan biogas menjadi sumber energi tentu lebih cepat dan menghemat biaya dibandingkan tabung gas elpiji. Tercata populasi domba dan kambing di Kampung Domba Cinyurup hingga 2.500 ekor, kotoranya dimanfaatkan untuk memproduksi biogas untuk keperluan memasak masyarakat setempat.

Penggunaan biogas itu dialiri gas dengan menggunakan pipa ke dapur masyarakat sehingga menghemat biaya juga ramah lingkungan. “Selain itu juga limbah kotoran ternak bisa dijadikan pupuk cair dan bisa untuk lahan pertanian dan kolam ikan,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top