Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PH perkirakan tapol Papua di Kaltim segera jalani persidangan

Ilustrasi para tahanan politik Papua di Kaltim – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Penasihat hukum atau PH memperkirakan tujuh tahanan politik (tapol) Papua di Kalimantan Timur (Kaltim) segera menjalani persidangan dalam waktu dekat di Pengadilan Negeri Balikpapan.

PH para tapol dari Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua, Latifah Anum Siregar mengatakan hingga kini Pengadilan belum menjadwalkan persidangan terhadap Buchtar Tabuni, Agus Kosay, Fery Kombo, Alexander Gobay, Steven Itlai, Hengki Hilapok dan Irwanus Uropmabin.

Akan tetapi jika menghitung lamanya masa waktu penahanan, ketujuhnya sudah ditahan sejak September 2019 lalu. Terakhir masa tahanan para tapol ini diperpanjang pada 5 Januari-13 Februari 2020.

“Tapi saya pikir mungkin sebelum itu (Februari) sudah masuk sidang karena kalau dihitung dari masa perpanjangannya di luar persidangan, sudah hampir habis,” kata Anum kepada Jubi, Jumat (17/1/2020).

Menurutnya, lama masa penahanan tersangka ada dua kriteria. Tersangka atau tahanan yang ancaman hukumannya di bawah ancaman lima tahun pidana penjara masa waktu penahanannya tidak begitu lama.

Akan tetapi jika tersangka atau tahanan yang ancaman hukumannya di atas lima tahun pidana penjara, masa penahanannya mencapai sekitar 120 hari sebelum proses persidangan.

Loading...
;

Anum juga memastikan kondisi kesehatan tujuh tapol Papua di Kaltim yang dikabarkan sakit beberapa hari lalu, kini mulai membaik.

“Saya kemarin komunikasi dengan istrinya Agus Kosay, mereka (tapol) sudah dalam kondisi yang baik. Menunggu proses persidangan,” ujarnya.

PH lain para tapol, Emanuel Gobay mengatakan dengan kondisi jarak yang jauh antara Kaltim dan Papua, pihaknya memang mengalami sedikit kesulitan memastikan kondisi para tapol setiap saat.

Ia berharap, hak-hak para tahanan dapat dipenuhi jaksa mengingat kini ketujuh tapol Papua tersebut berstatus tahanan jaksa.

“Pertanyaannya apakah jaksa dapat memenuhi hak-hak para tahanan, sementara tahanan di Kaltim dan jaksanya di Papua,” kata Emanuel Gobay. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top