Follow our news chanel

Pilkada serentak pengaruhi kunjungan hotel di Papua

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Papua, Sahril Hasan mengakui menurunnya tingkat hunian hotel di Papua pada Januari dan Februari ini salah satunya terpengaruh pemilu kepala daerah serentak yang akan digelar 15 Februari 2017.

“Selain kegiatan pemerintah berkurang, sebab pilkada juga berpengaruh sehingga banyak kunjungan ke Jayapura dan Papua menunggu sampai selesainya pilkada serentak,” katanya kepada Jubi ketika dihubungi, Sabtu (11/2/2017).

Terkait menjamurnya hotel, PHRI belum memandang adanya perang harga yang terjadi di antara hotel-hotel. Ia menilai masyarakat sekarang tidak memandang harga sebagai pilihan utama menginap, tapi yang diutamakan adalah pelayanan.

“Ini masih normal karena semua itu upaya menarik konsumen dan memberikan diskon, tetapi masyarakat sekarang sudah mengerti dan akan melihat pelayanannya,” katanya.

Menurutnya, kepeluan kamar hotel sekarang ini masih 1.400 kamar. Sedangkan yang tersedia baru 1.000-an kamar. Jadi tidak akan ada ada persaingan.

Direktor Penjualan Swiss Belhotel Papua Arry S Ekaningsih mengaku okupansi di hotelnya masih baik mencapai 60-70 persen .

Loading...
;

“Kita masih bisa tutup di atas 50 persen pada Januari lalu dan Februari sejauh ini kita bisa tutup mencapai 65 persen,” ujarnya.

Ia menilai 2017 ini merupakan tahun politik, sehingga pembendaharaan keuangannya kepada persiapan pilkada.

“Selain itu bisnis utama perhotelan saat ini masih berada di pemerintahan sehingga kita menunggu pencairan DIPA yang biasanya dimulai pada Maret nanti,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top