Pilkada Yahukimo: Alasan keberatan saksi pasangan nomor 2 terhadap hasil rekapitulasi KPU

papua-pilkada-yahukimo-
Toni Uk saksi nomor urut dua sampaikan keberatan atas pelanggaran di 20an distrik. Pernyataan sampaikan saat rekapitulasi tingkat kabupaten di aula KPU Yahukimo -Jubi/Piter Lokon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dekai, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo telah plenokan hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten Yahukimo pada Kamis, (17/12/2020).

Dalam penandatanganan hasil rekapitulasi perhitungan suara dan berita acara saat pleno itu, KPU Yahukimo memberikan kesempatan kepada kedua saksi calon Bupati dan wakil Bupati Yahukimo untuk menanda tangani berita acara.

Namun , saksi pasang calon bupati nomor urut 02, Abock Busup MA dan Yulianus Heluka SH mengajukan keberatan. Mereka menolak menandatangani karena menilai ada pelanggaran.

Toni Uk Saksi nomor urut 02 mengajukan keberatan karena menilai KPU tidak profesional dalam hak rekapitulasi di tingkat kabupaten

“Misalnya PPD di tingkat distrik melakukan pekerjaan di distrik lalu laporkan hasilnya. Tetapi KPU, mau harus laporkan hasil dulu, baru lakukan perbaikan-perbaikan. Hasilnya itulah yang menjadi alasan. Kedua, beberapa distrik menjadi alasan karena semua pekerjaan atau tugas-tugas tidak dilakukan, (ada) kejadian luar biasa terjadi di distrik, tetapi tidak lakukan pleno di tingkat distrik, lalu datang bawa hasilnya dan laporkan, itu yang membuat saksi pasangan nomor urut 02 menolak rekapitulasi tingkat kabupaten. Langkah selanjutnya kami akan lakukan pengaduan ke Bawaslu untuk langkah hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Toni.

Sementara saksi Paslon nomor urut 01, Didimus Yahuli SH – Esau Muram S.IP menyatakan telah menerima hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten Yahukimo.

Pada rapat pleno hasil rekapitulasi suara di tingkat Kabupaten, Pasangan nomor urut 1, Didimus Yahuli SH – Esau Muram S.IP tercatat meraup 172.535 suara.

Loading...
;

Pasangan nomor urut 2, Abock Abock Busup MA – Yulianus Heluka SH meraup 138.064 suara.

Total perolehan surat suara sah, sejumlah 310.599 suara. Tercatat ada 6 suara tidak sah karena surat suara keliru atau salah coblos di distrik Dekai, sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat 310.605 suara,” kata Yesaya Magayang, Ketua KPU Yahukimo.

Sebagai catatan, tingginya partisipasi pemilih pada Pilkada Yahukimo tersebut, dikarenakan sebagian besar TPS menggunakan sistem Noken. Hanya segelintir saja TPS yang menggunakan sistem demokrasi.

Ketua KPU Yahukimo, Yesaya Magayang mengatakan, hasil rekapitulasi tingkat kabupaten sejak tanggal 9 – 17 Desember 2020, telah sesuai dengan PKPU.

Rekapitulasi seharusnya pada tanggal 13-14 Desember, namun terjadi keterlambatan karena kondisi dan medan yang cukup berat, untuk itu KPU baru mengumumkan hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten pada 17 Desember 2020.

“Saksi nomor urut 1 sudah menerima tetapi saksi nomor urut dua tidak menerima dengan hasil yang ada.  KPU Yahukimo sudah siapkan formulir D-KWK. Formulir itu pengisian keberatan-keberatan yang tidak ditanda tangani dan tidak menerima hasil rekapitulasi. Untuk itu kami sarankan pihak saksi yang tidak menerima, silahkan isi formulir keberatan ini, sesuai dengan prosedur yang ada, Silahkan laporkan, ketidak puasan itu kita buktikan melalui prosedur yang ada,” kata Magayang .

Dia menambahkan pengaduan itu diberi batas waktu paling lambat 3 hari sejak penetapan pleno pada tanggal 17 Desember 2020 oleh KPU Yahukimo.

“Kami masih menunggu, apabila tidak ada gugatan sampai di MK, maka KPU Yahukimo akan melakukan penetapan,” ujarnya.

Sementara itu, saksi pasangan nomor urut 01 menyampaikan terima kasih dan menerima hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten, karena dinilai sesuai dengan suara dari lapangan yang mereka terima.

“Kami sampaikan terima kasih kepada KPU, PPD dan (masyarakat) tingkat bawah, telah melakukan sesuai dengan tahapan yang ada, dan hasil itu setelah dari kampung, tiba di KPU dan hasilnya (dilakukan) transparan,”ujar Minggituk Kobak, saksi pasangan nomor urut 01.(*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top