TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Pilpres AS semakin memanas, Michelle Obama sebut Trump rasis dan picu ketakutan

Papua
Ilustrasi pemungutan suara Pemilu Bougainville - RNZI/Johnny Blades

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Mantan ibu negara Michelle Obama menyebut Donald Trump rasis dan memicu ketakutan. Pernyataan Michelle disampaikan lewat video penutup dalam rangkaian kampanye dukungan bagi Joe Biden dalam Pemilu Amerika Serikat.

“Saat ini, presiden dan sekutunya sedang mencoba memanfaatkan rasa takut itu dan mengalihkan perhatian dari kegagalannya yang mencengangkan dengan menyalahkan banyak oraing selain mereka,” kata Michelle dalam video kampanye tersebut.

Baca juga : Rusuh, demonstran anti-rasisme Portland Amerika gunakan bom api 

Demokrat resmi tetapkan Biden sebagai penantang Trump

Mantan Walikota Los Angeles Mulai Kampanye Anti-Trump

Ia menyebut Trump memicu ketakutan bagi warga Amerika keturunan kulit hitam dengan cara berbohong tentang bagaimana minoritas akan menghancurkan, memicu kekerasan dan intimidasi. “Jadi apa yang Presiden lakukan, sekali lagi, jelas-jelas salah secara moral dan ya, itu rasis,” kata Michelle menegaskan.

Istri Barack Obama ini mengatakan jika Amerika di era Trump menghadapi masa sulit dan ‘membingungkan’. Ia juga memperingatkan bahwa Presiden sebagai sosok yang pandai menggunakan perpecahan, ketakutan, dan menyebarkan kebohongan sebagai alat untuk memuluskan langkah menang dalam pemilihan presiden.

“Rasisme, ketakutan, perpecahan, ini adalah senjata ampuh. Dan mereka dapat menghancurkan bangsa ini jika kita tidak menangani mereka secara langsung,” katanya.

Seseorang yang dekat dengan mengatakan, video yang dirilis jelang pemungutan suara telah direkam oleh Michelle beberapa pekan lalu.

Meski mengaku ia tidak pernah menjadi politik sebagai urusannya, Michelle sebelumnya juga sempat berpidato di Konvensi Nasional Demokrat. Saat itu ia memperingatkan warga AS untuk melakukan perubahan dengan memilih Biden dalam pemilu 3 November nanti.

Tercatat dukungan terhadap Biden secara terbuka sempat disampaikan oleh mantan presiden Barack Obama. Selain Obama, dukungan terhadap Biden juga terus mengalir usai debat perdana dan Covid-19 yang dialami Trump. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us