Follow our news chanel

Previous
Next

Pimpinan DPR Papua siap temui mahasiswa eksodus

Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw - Jubi/Arjuna

 

Pimpinan DPR Papua siap temui mahasiswa eksodus 1 i Papua
Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw – Jubi/Arjuna

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua DPR Papua, Jony Banua Rouw, menyatakan kesediannya bertemu mahasiswa eksodus dari berbagai kota studi di Indonesia.

Pernyataan itu dikatakan Jhony Banua Rouw kepada Jubi, menyusul adanya permintaan mahasiswa eksodus kepada Majelis Rakyat Papua atau MRP menghadirkan pimpinan DPR Papua dan Gubernur Papua duduk bersama ketua MRP, untuk mendengar dan menerima pernyataan sikap yang akan disampaikan mahasiswa.

Mahasiswa eksodus mengagendakan pertemuan dengan gubernur, pimpinan DPR Papua, dan pimpinan Majelis Rakyat Papua digelar pada 16 Januari 2020.

Sebelumnya para mahasiswa eksodus mendatangi kantor MRP untuk menyampaikan pernyataan sikap mereka pada 9 Januari 2020. Akan tetapi pernyataan sikap itu batal disampaikan lantaran Gubernur Papua dan pimpinan DPR Papua tidak hadir. Mahasisa menolak penyampaikan penyataan sikap jika tidak dihadiri langsung gubernur dan pimpinan DPR Papua.

“Saya pikir kalau ada undangan untuk pertemuan itu, dan kami diberi waktu yang cukup, pasti kami hadir. Itu adik-adik kita. Generasi penerus pembangunan tanah Papua. Jadi kita harus datang mendengar apa pemikiran mereka dan kita harus mencari solusinya. Saya pikir itu penting,” kata Jhony Banua Rouw kepada Jubi, Senin (13/1/2020).

Loading...
;

Menurutnya, ketika para rombongan mahasiswa eksodus mendatangi kantor MRP pada pekan lalu, Ketua MRP menghubungi pihaknya. Akan tetapi ia bersama para pimpinan DPR Papua lainnya tidak dapat hadir dalam pertemuan tersebut karena sedang berada di luar daerah.

Katanya, undang tersebut terkesan mendadak, sehingga ia bersama tiga pimpinan (wakil ketua) DPR Papua lainnya tidak dapat hadir karena sedang tidak berada di tempat.

Ketika itu ada di antara pimpinan DPR Papua sementara melakukan agenda partai dan ada yang sedang melakukan tugas lain, sehingga mengutus dua anggota DPR Papua untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

“Saya pikir hasil itu akan kita diskusikan. Jadi bukan kami tidak mau hadir di sana, tapi kami tidak hadir karena sedang tidak berada di tempat. Kami sangat senang mau hadir, tapi waktunya yang memang tidak tepat,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top