Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pimpinan pastikan tak ada dua kubu di DPR Papua

Pimpinan sementara DPR Papua, Jhony Banua Rouw (kanan depan) saat memimpin rapat tim penyusun tatib DPR Papua - Jubi/Arjuna
Pimpinan pastikan tak ada dua kubu di DPR Papua 1 i Papua
Pimpinan sementara DPR Papua, Jhony Banua Rouw (kanan depan) saat memimpin rapat tim penyusun tatib DPR Papua – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pimpinan sementara DPR Papua, Jhony Banua Rouw menyatakan tak ingin ada anggapan bahwa DPR Papua diisi oleh dua kubu hanya karena perbedaan hak dan kewajiban antara anggota DPR Papua hasil pemilihan umum 2019, dan anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan periode 2019-2024.

“Kami ingin ke depan anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan dapat melakukan tugas dewan seperti anggota DPR Papua lainnya. Dapat menjadi unsur pimpinan alat kelengkapan dewan,” kata Jhony Banua Rouw, Rabu petang (27/11/2019).

Untuk itulah, ke depan anggota DPR Papua dari mekanisme pengangkatan bisa menjalankan tugas dan fungsi yang sama dengan anggota DPR Papua yang terpilih dari hasil pemilu.

“Misalnya selama ini mereka juga tidak boleh melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Tidak bisa mendapat SPPD padahal mereka juga anggota dewan. Ke depan akan diupayakan tugas dan fungsi serta hak yang sama. Bagaimana kami bisa melaksanakan tugas dengan baik jika tidak mendapat hasil yang sama dari bawah,” ujarnya.

Meski anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan merupakan utusan dari lima wilayah adat di Papua, akan tetapi perlakuan terhadap mereka tak boleh berbeda. Ruang ini yang akan dibuka DPR Papua, sehingga tatib mesti dirumuskan secara baik karena mengatur hal-hal teknis.

“Mesti ada transparansi dalam lembaga ini dalam hak dan kewajiban. Jangan terkesan ada yang bisa melakukan perjalanan dinas berkali-kali, ada yang tidak,” ucapnya.

Loading...
;

Sekretaris Daerah atau Sekda Provinsi Papua, Hery Dosinaen sehari sebelumnya mengatakan, seleksi anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan periode 2019-2024, akan dilakukan sesuai mekanisme Perdasus.

“Itu sudah ada Perdasus. Ada mekanismenya. Itu tetap nanti dilakukan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik. Ada Panitia Seleksinya,” kata Hery Dosinaen. (*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top