HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Piramida dan jaringan runtuhan kota bawah tanah ditemukan di Samoa

Sering kali disebut sebagai sebuah piramida, meskipun permukaan bagian atasnya rata, Pulemelei Mound kemungkinan besar dibangun secara bertahap mulai tahun 1.000 Masehi. - BBC Travel
Piramida dan jaringan runtuhan kota bawah tanah ditemukan di Samoa 1 i Papua
Sering kali disebut sebagai sebuah piramida, meskipun permukaan bagian atasnya rata, Pulemelei Mound kemungkinan besar dibangun secara bertahap mulai tahun 1.000 Masehi. – BBC Travel

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Savai’i, Jubi – Di pulau-pulau Samoa, sekelompok pakar telah menggunakan teknologi terkini untuk mengungkapkan rahasia piramida kuno yang sudah lama hilang.

Terkubur dalam di tengah-tengah hutan lebat di Samoa, di sepanjang jalan setapak berkerikil yang sangat sulit untuk dilewati, terbaring apa disebut para arkeolog sebagai rahasia terbesar Pasifik Selatan: gundukan berbentuk bintang. Sekitar 80 gundukan tanah kuno berbentuk bintang itu telah diabaikan selama sekitar 300 tahun, dan bahkan setelah proses ekskavasi situs ini dimulai, nilai dan pentingnya masih mengherankan para ahli. Namun sekarang, kelompok arkeolog dan ahli sejarah menggunakan keunikan batu besar ini untuk menantang kepercayaan-kepercayaan yang sebelumnya diketahui tentang sejarah Samoa.

Piramida dan jaringan runtuhan kota bawah tanah ditemukan di Samoa 2 i Papua

Dengan tinggi 12 meter dan dasar sebesar 65 meter x 60 meter, Pulemelei Mound, salah satu gundukan yang terletak di Pulau Savai’i di Samoa, merupakan salah satu susunan tertua dan terbesar di Polinesia. Sering kali disebut sebagai sebuah piramida, meskipun permukaan bagian atasnya rata, Pulemelei Mound kemungkinan besar dibangun secara bertahap mulai tahun 1.000 Masehi, dan strukturnya berisi delapan sudut sehingga dari atas ia terlihat seperti bintang. Sudut-sudut ini hampir sama dengan titik-titik kompas dan dikelilingi oleh beberapa gundukan kecil lainnya.

Sementara beberapa masyarakat setempat dan pakar percaya bahwa piramida itu digunakan untuk kompetisi menangkap merpati dengan jerat atau pigeon-snaring, upacara keagamaan atau tempat pertemuan kepala-kepala suku, atau sebagai tugu pemakaman atau platform untuk malukan pengintai, tidak ada yang mampu menetapkan dengan pasti pentingnya. Namun sekarang, dengan teknologi pemetaan laser baru dari daerah di sekitar Pulemelei Mound baru-baru ini memberikan petunjuk penting bagi para arkeolog.

Jaringan reruntuhan kota yang luas ditemukan di bawah tanah area tersebut dalam suatu penggalian tahun yang dilakukan dari 2002 ke 2004, dan ilmuwan percaya itu adalah bukti dari suatu pemukiman pra-kolonial yang berkembang sebelum kedatangan Eropa pada 1722.

Para ahli juga berkata bahwa penemuan baru ini membuktikan bahwa populasi Samoa sebelum kolonialis datang itu jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan mereka sekarang menunjukkan bahwa laju kematian penduduk Samoa setelah kolonial datang mencapai 80 hingga 90% di beberapa daerah. Ini adalah peningkatan tajam dan mengejutkan dari perkiraan sebelumnya, dimana perkirakan laju kematian populasi Samoa yang sebelumnya diterima oleh umum adalah 20% hingga 50%. (BBC Travel/ Bill Code)

Loading...
;

 

Editor : Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top