Follow our news chanel

PLN Nabire harap penunggak melunasi tagihan setelah bebas tarif

Ilustrasi PLN. -Tempo.co

 

PLN Nabire harap penunggak melunasi tagihan setelah bebas tarif 1 i Papua
Ilustrasi PLN. -Tempo.co

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nabire, Robert Rumsaur, menyampaikan bahwa bebas tarif listrik bagi pelanggan selama tiga bulan yakni April, Mei dan Juni, sesuai instruksi Presiden Jokowi, harus dipahami semua masyarakat.

“Artinya, jika ada pelanggan menunggak, dia berhak mendapatkan manfaat gratis tarif selama tiga bulan sesuai instruksi presiden. Namun harus sadar diri, agar setelah masa bebas tarif ini, pelanggan yang menunggak harus segera melunasinya,” katanya, kepada Jubi di Nabire, Sabtu (4/4/2020).

Secara umum, dijelaskannya, jenis tarif terdiri dari tarif rumah tangga, sosial, bisnis, dan industri. Sedang mekanisme pelanggan penerima manfaat adalah mereka yang memiliki daya 450 Volt Ampere (VA) sampai 900 VA.

“Untuk pelanggan 900 VA tidak semua mendapatkan bebas tarif, sebab ada di antaranya yang tergolong mampu. Pelanggan 450 VA gratis dan untuk pascabayar otomatis rekeningnya selama tiga bulan ini di-nol-kan. Sementara jenis prabayar, sedang dipersiapkan oleh kantor pusat,” katanya.

Lanjutnya, sesuai teknisnya nanti pelanggan mendatangi kantor PLN atau bisa mengakses website pln.co.id. “Nanti ada pengumuman atau informasi melalui publikasi, baik spanduk atau lewat media, bahkan bisa datang sendiri ke kantor. Ada juga melalui kontak person lewat nomor pelanggan, lalu dikirim ke nomor tersebut dan akan diproses.”

Loading...
;

Ia menuturkan, total pelanggan dengan daya 450 VA mencapai 15 ribuan dan 900 VA ada 11 ribuan di wilayah kerja PLN Rayon Nabire. Namun rata-rata terbanyak didominasi oleh tarif rumah tangga, baik pelanggan meteran prabayar 450 VA maupun 900 VA.

Sementara itu, Sekretaris Suku Wate, Kampung Oyehe di Nabire Kota, Kurios B Duwiri, berharap bebas tarif listrik ini benar-benar diberikan kepada mereka yang membutuhkan, sedang bagi yang mampu tidak perlu mengambil keuntungan dari kebijakan ini.

“Jangan sampai ada yang meterannya 1.200 VA tapi tipu dan bilang hanya 450 VA. Data-data harus benar-benar valid sesuai yang diperuntukkan,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top