Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PM Johnson diminta terima suara referendum kedua Skotlandia

Ilustrasi referendum di Bougainville n. – RNZI / Johnny Blades

Papua No. 1 News Portal | Jubi

London, Jubi – Menteri Utama Skotlandia Nicola Sturgeon pada Sabtu, (14/12/2019) menyatakan agar Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, fokus pada kenyataan dan mengakui bahwa Partai Nasional Skotlandia (SNP) telah diberi mandat referendum independen kedua.

Tercatat SNP meraih 48 dari 59 kursi di parlemen Inggris dalam Pemilu Kamis, (12/12/2019). Hasil itu  mendorong Sturgeon meningkatkan tuntutannya atas referendum independen kedua.

Baca juga : Hasil Referendum Bougainville : 98 persen rakyat Bougainville pilih merdeka dari PNG

BRC desak pemerintah PNG dan Bougainville transparan pasca-referendum

Merayakan referendum Bougainville: Kisah sekelompok pengamat di Siwai

Namun Johnson, yang didukung oleh Partai Konservatif memenangkan 80 kursi mayoritas parlemen, dan menentang pemungutan suara independen kedua.

Loading...
;

“Saya menegaskan kepadanya bahwa saya memiliki mandat untuk memberikan rakyat pilihan. Ia pun menegaskan kembali penentangannya untuk itu,” kata Sturgeon kepada Skynews, usai mengunjungi pendukungnya di Dundee, Sabtu, (14/12/2019).

Rakyat Skotlandia pada referendum independen 2014 memilih untuk tetap berada di Inggris, namun mereka juga memilih pada referendum Brexit 2016 untuk bertahan di Uni Eropa, sementara mayoritas pemilih Inggris dan Wales mendukung angkat kaki dari blok tersebut.

Sejak itu Sturgeon berpendapat bahwa Skotlandia berhak memilih kembali menjadi sebuah negara independen sebab keluar dari Uni Eropa bertentangan dengan keinginannya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top