Follow our news chanel

Previous
Next

PM Kepulauan Solomon desak PNG tingkatkan kerja sama bidang kesehatan dan perubahan iklim

Perdana Menteri PNG, James Marape, mendarat di Honiara didampingi Pejabat Plt. Komisaris Polisi Mostyn Mangau. -  Solomon Star News
PM Kepulauan Solomon desak PNG tingkatkan kerja sama bidang kesehatan dan perubahan iklim 1 i Papua
Perdana Menteri PNG, James Marape, mendarat di Honiara didampingi Pejabat Plt. Komisaris Polisi Mostyn Mangau. –  Solomon Star News

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Honiara, Jubi – Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare, mendesak Perdana Menteri PNG, James Marape, agar bersama-sama menggunakan pendekatan kolektif untuk mengatasi isu-isu saat ini, terutama perubahan iklim dan masalah-masalah kesehatan yang merupakan ancaman tingkat regional dan global.

Sogavare mengeluarkan pernyataan itu pada jamuan selamat datang yang diselenggarakan untuk menyambut Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, setelah ia sampai akhir pekan lalu.

Dia menegaskan bahwa di luar kerja sama bilateral antarkedua negara, ada banyak tantangan yang dihadapi baik di wilayah ini dan di luarnya.

“Tantangan-tantangan ini memerlukan upaya kolektif untuk kita hadapi, baik melalui mekanisme-mekanisme atau institusi-institusi yang sudah mapan, seperti keanggotaan kita dengan MSG, Forum Kepulauan Pasifik, Sekretariat Persemakmuran atau Perserikatan Bangsa-Bangsa,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Kepulauan Solomon berkomitmen untuk bekerja sama dengan PNG untuk menghadapi ancaman-ancaman yang merupakan kepentingan bersama.

“Dampak-dampak perubahan iklim memberikan pengingatan setiap hari kepada kita tentang kerentanan. Ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya mendesak negara-negara industri, untuk meningkatkan upaya mereka dalam memenuhi komitmen global dalam mengurangi emisi gas rumah kaca,” katanya.

Loading...
;

Sogavare juga mengatakan bahwa penyakit tidak menular kini adalah pembunuh tunggal terbesar orang-orang Kepulauan Solomon, begitu juga Papua Nugini.

“Hampir setiap 8 dari 10 kematian di Kepulauan Solomon disebabkan oleh penyakit tidak menular. Kematian ini sebagian besar bisa dicegah. Kita perlu berusaha semakin keras, secara individu dan bersama-sama, untuk membantu menghentikan epidemi penyakit tidak menular saat ini di negara-negara kita. Kita perlu menarik masyarakat kita kembali dari ambang kematian,” tambahnya.

Dia menerangkan kalau kedua negara itu telah menandatangani target aliansi Asia-Pacific Leaders Malaria Alliance, untuk memberantas malaria dari negaranya pada 2030.

Menurut Sogavare, wabah virus corona saat ini telah kembali menunjukkan kerentanan terhadap epidemi seperti itu.

“Kita tidak memiliki kapasitas yang memadai untuk mendiagnosis, mengarantina, dan merawat, serta fasilitas untuk menghadapi serangan virus semacam itu di negara kita. Tantangan yang ditimbulkan oleh wabah virus semacam itu sangat besar, memerlukan pendekatan nasional dan multi-negara untuk mengatasinya secara efektif,” katanya.

Sogavare mengatakan tantangan dalam bidang kesehatan ini, dan perubahan iklim akan semakin mudah bagi keduanya jika ada pendekatan kolaboratif.

“Saya mengusulkan agar kita mempertimbangkan membentuk tim tugas bersama untuk menggali lebih lanjut strategi bersama antarakedua negara, dalam mengatasi isu-isu prioritas kesehatan yang saat ini membunuh atau berpotensi untuk membunuh orang-orang di negara kita.”

“Kita bisa belajar dari pengalaman satu sama lain, termasuk melalui berbagi informasi dan teknologi, untuk melindungi perbatasan dan orang-orang kita,” tambahnya. (Solomon Star News)

Editor: Kristianto Galuwo 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top