Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

PM Marape ingatkan risiko Covid-19 di PNG tinggi

Staf pemerintah PNG di Bandara Internasional Jackson di Port Moresby. - The National/ Rebecca Kuku
PM Marape ingatkan risiko Covid-19 di PNG tinggi 1 i Papua
Staf pemerintah PNG di Bandara Internasional Jackson di Port Moresby. – The National/ Rebecca Kuku

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – PNG harus waspada karena risiko Covid-19 memasuki negara itu sangat tinggi, kata Perdana Menteri James Marape.

“Sudah ada hotline (7196 0813) yang dibuka untuk melayani keperluan informasi dan/atau pelaporan mendesak, serta untuk menjawab pertanyaan yang mungkin dimiliki orang-orang PNG,” katanya.

PM Marape ingatkan risiko Covid-19 di PNG tinggi 2 i Papua

Ia juga menegaskan sudah ada tim ahli kesehatan dan profesional yang berdedikasi untuk memastikan PNG telah memiliki upaya-upaya untuk mencegah, mendeteksi, mengelola, dan menangani kasus Covid-19.

“Kita juga telah mengembangkan Rencana Kesiapsiagaan dan Respons PNG yang menjabarkan tindakan-tindakan utama, dari tahap siaga, pembendungan penyakit, dan mitigasi. Rencana itu berisikan tindakan dan persyaratan terperinci yang ditetapkan untuk setiap tahap. Anggaran untuk tindakan-tindakan itu telah disetujui oleh Dewan Eksekutif Nasional.”

Marape mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Internasional, Badan Keimigrasian dan Kewarganegaraan, National Airports Corporation, maskapai Air Niugini, Organisasi Kesehatan Dunia, dan mitra pembangunan lainnya untuk semua dukungan dan upaya mereka sejauh ini.

Ia juga memperingatkan orang-orang untuk membaca “informasi yang terverifikasi dan pastikan informasi yang dimiliki sudah tepat.”

Loading...
;

Pemerintah telah menaikkan tanggapannya terhadap pandemi virus corona menjadi peringatan keamanan nasional, menurut PM Marape.

Sebelumnya, Marape berkata bahwa pemerintahnya telah mengakui ancaman Covid-19 terhadap negara itu sejak Januari, dan mulai memberlakukan berbagai upaya untuk melindungi rakyatnya.

Marape berkata penumpang yang berada di Italia, Iran, Korea Selatan, Jepang dan Tiongkok akan diminta untuk menyelesaikan karantina 14 hari di luar negara itu.

“Kita sedang menyiapkan fasilitas karantina di Port Moresby dan Lae, dan pada akhirnya juga akan mendirikan di Rabaul dan Mount Hagen sebagai bagian dari persiapan rencana kontijensi kami.”

Marape menegaskan bahwa setiap orang yang menunjukkan gejala-gejala Covid-19 akan diperiksa lebih lanjut dan karantina diri sendiri.

Sementara itu lima orang di Guam telah dinyatakan positif Covid-19 menurut informasi pemerintah, seperti dilaporkan oleh The Guam Daily Post. Kamis lalu (12/3/2020), tiga orang di Polinesia Prancis positif Covid-19 setelah anggota majelis nasional Prancis untuk Polinesia Prancis, Maina Sage, yang kembali dari Paris akhir pekan sebelumnya. (The National)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top