Follow our news chanel

Previous
Next

PM Vanuatu rencanakan tambah empat menteri baru

Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai, bersama anggota-anggota parlemen. - DVU
PM Vanuatu rencanakan tambah empat menteri baru 1 i Papua
Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai, bersama anggota-anggota parlemen. – DVU

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Parlemen Nasional Vanuatu diundang, pada Rabu kemarin (27/3/2019), untuk menghadiri sidang khusus, Jumat 29 Maret 2019. Sidang khusus itu diperintahkan oleh Juru Bicara Parlemen, Esmon Saimon, pada Rabu 20 Maret 2019, atas permintaan Perdana Menteri Charlot Salwai.

Agenda utama dalam pertemuan itu adalah untuk mengubah Konstitusi Republik Vanuatu, pasal tujuh ayat 40 (2) yang mengatur jumlah menteri, termasuk perdana menteri, tidak boleh melebihi seperempat dari jumlah total seluruh anggota Parlemen, dan untuk mengganti ‘seperempat’ dengan ‘sepertiga’.

Singkatnya, amendemen ini berarti PM Salwai dapat menunjuk empat menteri tambahan, menaikkan jumlah secara keseluruhan menteri menjadi 17 orang, atau dari seperempat jumlah MP, menjadi sepertiga.

Menurut salinan pemberitahuan parlemen itu, PM Salwai menjelaskan “alasan di balik amendemen ini adalah karena beberapa menteri yang ada saat ini memiliki terlalu banyak tugas dalam portofolionya, dan ini mempengaruhi pekerjaan kementerian terkait dalam hal efisiensi dan keefektifan.

“Amandemen ini akan berarti sejumlah portofolio akan ditarik dari menteri-menteri tersebut, dan penugasan portofolio akan dialihkan kepada menteri-menteri yang baru, peningkatan jumlah kementerian juga akan memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah oleh menteri terkait dan masing-masing kementeriannya.”

Selain itu, amendemen kedua atas konstitusi yang diajukan adalah seputar pengangkatan dan pemberhentian sekretaris-sekretaris parlemen (PS) oleh Perdana Menteri. Jika amendemen kedua ini diresmikan, maka jumlah PS juga meningkat, dari lima menjadi tiga belas jabatan.

Loading...
;

Koran Daily Post percaya keempat menteri yang baru itu, akan memegang portofolio baru dari pembagian Kementerian Pertanian, Peternakan, Keamanan Hayati dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan, dan mungkin satu kementerian yang baru.

Sidang khusus ini telah menggemparkan partai-partai politik dalam pemerintahan, sumber-sumber yang dekat dengan beberapa partai politik dalam pemerintah berkata mereka akan menentang amendemen tersebut.

Presiden partai Leaders Party of Vanuatu (LPV), Jotham Napat, berkata kepada Daily Post LPV tidak akan mendukung proposal pemerintah untuk menaikkan jumlah menteri. “Untuk kepentingan siapa mereka ingin meningkatkan jumlah kementerian – rakyat atau politisi?”Napat bertanya-tanya.

Pemerintah Salwai perlu mendapatkan dukungan dari dua pertiga MP, dalam sidang khusus yang dihadiri oleh setidak-tidaknya tiga perempat Parlemen. (Daily Post Vanuatu)


Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top